Buku Baru Saya : Apa Salahnya Jadi Late Bloomer?

 

buku ibuSetiap anak terlahir unik dan memiliki potensi berbeda satu sama lain. Mereka berkembang mengikuti ritme dirinya sendiri dan bentukan orang tua serta lingkungannya, termasuk guru. Ada anak yang begitu cepat bisa berbicara sementara anak yang lain mampu terlebih dahulu merangkak. Suatu perbedaan yang tidak perlu diresahkan karena mereka menuju ke arah yang sama, yaitu perubahan.

Kalau kita mau mengakui, kita terlalu biasa memberikan pujian pada anak yang dalam usia muda sudah memiliki banyak kelebihan. Kita bangga pada mereka yang mendapatkan prestasi dan kesuksesan ketika masih kecil atau masih sekolah. Lalu, bagaimana dengan anak-anak yang memiliki keterbatasan, nilainya selalu rendah, atau bahkan pernah tidak naik kelas? Apakah mereka selamanya akan demikian?

Buku ini mengangkat kisah Late Bloomer dalam kehidupan sehari-hari. Bahwa setiap orang berbeda, kita pasti memahaminya. Namun, tidak banyak ruang yang jujur mau menerima bahwa keterlambatan hanyalah masalah waktu dan bagaimana menjadi orang yang tepat untuk bisa memberikan solusi.

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s