Si Sulung

Dapat kiriman foto dari bu gurunya si sulung, jadi sedih… Kangennya  kesenggol. Jadi nangis. Ya.. namanya juga emak-emak. Harap maklumlah.

Kalau flash back ke belakang, tentang hidup yang bergelombang. Tentang banyak hal yang sudah dilalui, di sana ada si sulung… yang telah bersama merenda sejarah susah senang. Tentang biduk yang harus dikayuh bersama. Tentang ke mana biduk harus dilabuhkan. Tentang masa depan yang separuhnya saya sandarkan padanya. Semoga hatinya lapang menerima harapan ibu bapaknya.

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s