Memasarkan Sekolah

Pernahkah masuk mall dan lihat booth sebuah sekolah ? Kok bisa ya, mengenalkan sekolah di mall ? Adakah yang berminat ?

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sering terlintas dalam benak saya. Namun, nyatanya hal tersebut dilakukan oleh banyak sekolah,tanpa harus memasang spanduk banyak-banyak, atau bahkan memaku pohon-pohon di pinggir jalan, bahkan memasangnya tanpa izin.

Menurut saya, cara-cara mencari siswa baru itu tergantung pada kelas sekolah itu sendiri. Ada sekolah yang merasa harus memasang spanduk banyak-banyak, ada yang memasang iklan  di radio, ada yang menempel pamflet di pinggir jalan, ada yang memasang booth di mall, ada yang ikut pameran pendidikan, dan sebagainya.

Ada spanduk yang isinya penuh : nama sekolah, alamat, no telepon, isi kurikulum, prestasi, gambar siswa, gambar guru-guru, gambar sekolahan.

Ada spanduk yang hanya menuliskan : Sekolah ABC membuka penerimaan peserta didik baru. Hubungi no ini : ….

Ada spanduk yang bertuliskan : Cari Tahu Sekolah Kami di Google!

Strategi pemasaran, termasuk pemasaran sekolah, terdiri dari 5 elemen yang menurut Corey  saling berkaitan. Hal-hal yang harus diperhatikan adalah :

  1. Pemilihan pasar. Betapa kita harus tahu pasar mana yang dijadikan target.
  2. Perencanaan produk, karena dalam hal ini kita akan mempromosikan sekolah, maka produk “sekolah” itu sendiri harus dikemas menjadi produk yang layak jual.
  3. Penetapan harga, yaitu menentukan harga yang dapat mencerminkan kualitas sekolah yang akan dipromosikan. Sekolah dengan biaya mahal adalah sekolah yang secara kualitas pastilah berbeda dengan sekolah “murah”.
  4. Sistem distribusi, yaitu saluran promosi yang akan digunakan.
  5. Promosi itu sendiri, yaitu jenis pemasaran yang akan digunakan. Hal ini tergantung juga pada pangsa pasar yang akan dituju.

Menurut Corey, strategi pemasaran ini saling berkaitan. Jadi, ketika kita memilih segmen tertentu, maka perencanaan produk, penetapan harga, sistem distribusi, dan cara promosi itu sendiri harus disesuaikan biar cocok dan tidak buang-buang sumber daya.

bacaan : Strategi pemasaran, Fandy Tjiptono, Penerbit Andi Yogyakarta

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s