Anak-Anak yang Pergi satu-satu

Sabtu, 16 Juli 2016, Agung Sudana meninggal. Almarhum adalah alumni SMA Al Muslim angkatan ke-2. Murid saya 15 tahun yang lalu.

Sebelum Agung, Titi Rachmatika juga pergi mendahului menghadap Illahi. Awal Mei 2016.

Sebelum Titi, ada Achdimas Prijo Asja’ari (Babeh), kurang lebih 1 tahun yang lalu.

Sebelum Achdimas ada Angger, entah tahun berapa, lupa

Sebelum Angger ada Laila, entah tahun berapa, lupa

Sebelum Laila ada Galih, entah tahun berapa, lupa…

Al Fatihah untuk kalian, semoga Allah mengampuni dosa-dosa kalian, dan menempatkan kalian di tempat yang baik.

… kepergian mereka sering membuat saya merenung. Ternyata usia benar-benar rahasia Allah. Kita tidak tahu sampai sepanjang apa harus mengisi dunia ini.

Setiap kepergian mereka, meninggalkan kenangan yang luar biasa buat saya. Tentu saja. Sebagai guru, saya jadi terbayang kembali saat mereka di dalam kelas. Ketika mereka becanda dengan teman-teman-tamannya, cara mereka bicara, bagaimana mereka tertawa, bagaimana mereka menyapa, bagaimana mereka berpakaian seragam, di mana mereka duduk, dan sebagainya. Saya jadi merasakan juga, bagaimana kesedihan sahabat-sahabat yang sering bersama melalui suka duka hidup mereka.

Agung yang mantan ketua OSIS yang rame, kapten tim basket, peserta olimpiade TIK, anak yang bongsor banget, sampai-sampai ketika masuk Gua Ceremai ga muat.. .. Titi yang manis dan pendiam namun heboh. Setiap ketemu dari jauh pasti kita saling teriak, “Titiiii….”, “Ibuuuu..”.

Babeh yang dua pekan sebelum meninggal sempat saya wawancara untuk tesis saya, juga sempat mengunjungi kami di Jogja ketika kami berkunjung ke sana tahun lalu, adalah alumni yang paling sering mengunjungi guru-gurunya. Angger yang pada masa sakitnya pernah saya jenguk di RS karya Medika Tambun, melambaikan tangan dari dalam Ruang ICU, lalu saya beri sepucuk surat kecil, “Semangat,  Angger !”

Laila manis yang pergi dengan semangat belajar yang tinggi walau sakit parah. Galih, yang ketika jatuh kejang tepat di depan saya…

semuanya .. membuat saya menangis.

Semoga damai di surga Allah.

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s