Bisa karena Biasa

 

“Habits are the invisible architecture of daily life. We repeat about 40 percent of our behavior almost daily, so our habits shape our existence, and our future. If we change our habits, we change our lives.”,Gretchen Rubin, in her book, Better tham Before : Mastering the Habits of Our Everyday Lives. 

Habit dalam Bahasa Indonesia mengandung arti kebiasaan. Bagi sebagian besar manusia, keahlian adalah perkara bakat. Bagi sebagian yang lain, keahlian adalah masalah latihan dan pengulangan. Kutipan Felix Siaw dalam bukunya How to Master your Habits ini ingin mengatakan bahwa kebiasaan yang diwujudkan dalam pengulangan mengerjakan hal-hal yang bermanfaat akan menghasilkan keahlian.

Saya ingin bicara tentang kebiasaan menulis. Tahun ini saya dan beberapa teman kantor berencana memulai sebuah agenda rutinitas menulis ringan dalam blog masing-masing. Agak menegangkan buat saya, karena saya akan berperan sebagai tutor bagi mereka.

Hal pertama yang selalu diungkapkan teman-teman adalah perihal  “risau”. Gelisah dengan kata apa yang bisa dituliskan pertama kali dan bingung dengan kalimat-kalimat yang harus menyertainya.

Jadi, ketakutan adalah hal biasa, apalagi ketakutan dalam hal menulis. Permasalahnnya ada pada ketidakpercayaan diri ketika hasil tulisan kita dibaca orang. Sukakah orang dengan tulisan kita ? Jelekkah tulisan kita ? Apa komentar orang lain ? dan seterusnya. Salah satu upaya agar ketakutan itu hilang adalah dengan memulainya menulis. Jadikan habit agar kita menjadi ahli. Gampang. Yang susah adalah menjaganya tetap konsisten.

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s