Teh Manis versus Tea “O”

 

Masih laporan dari SG Trip Desember 2015 lalu…

Di Malaysia, kami lumayan merasa kangen dengan Indonesian food, dan memang agak susah mencarinya. Anak-anak juga demikian, yang mereka lakukan adalah pergi ke McD atau beli fast food beku dan menghangatkannya di 7 eleven.

Masakan Malaysia agak aneh untuk lidah kami, apalagi ketika makan dengan menu-menu India gitu.. rasanya semua masakan kari semua. Jadilah pusing pala barbie…

Nah, waktu pertama beli teh manis, Pak Mirza harus dua kali pesan karena salah maksud. Teh manis pertama, yang datang teh campur susu.. pesan lagi teh manis no milk, yang datang tetap teh sama susu. Esok harinya, pergilah kami ke pasar dan makan siang ayam goreng. Ngobrol-ngobrol sama si ibu warung perihal teh manis, ternyata memang kita salah pesan. Teh manis di Malaysia adalah teh campur susu, sedangkan teh manis biasa itu bernama Tea “o” (ti-o).

Karena bosan dengan teh manis, akhirnya pesanlah lime ais alias es jeruk. Sepertinya segar dan bayangan tuh sama dengan es jeruk Indonesia. Lalu, yang datang adalah air putih plus jeruk nipis yang dibelah dua hingga tiga ditambah gula dan es. Kebayang kan… itulah ais lime. Ketika pesan di bandarapun es jeruk datang dengan rupa yang sama. Aih, jadi ingat kalau makan pecel lele di Bekasi dan dapat kobokan plus irisan jeruk nipis 🙂

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s