PPDB : Pertarungan Antara Jalur Umum dan Rayonisasi

 

Berhubung punya anak yang masuk SMA, maka saya jadi merasakan bagaimana caranya daftar online alias PPDB. Kami tinggal di Kecamatan Setu Kab. Bekasi, sementara anak saya ingin sekolah di Kec. Tambun Selatan, walhasil kami harus mendaftar dengan jalur Umum karena memang dibatasi dengan rayon yang berbeda. Jalur yang dibuka memang ada 3: Prasejahtera, Umum, dan Rayonisasi. Jalur umum dijadwalkan tanggal 1 hingg 4 Juli 2015, sementara jalur rayonisasi tanggal 6 – 8 Juli kalo tidak salah. Artinya, kami bisa mendaftar hanya di Jalur Umum dan kalau tersingkir selanjutnya bisa mendaftar rayonisasi di  Setu.

NEM anak saya tidak terlalu besar, 327 saja. Hari pertama kami belum mendaftar, sengaja untuk melihat progres yang terjadi di SMAN 1 Tambun Selatan. Waw… hari ke-2 sudah mulai panas persaingannya. NEM mulai bergeser semakin jauh karena mulai banyak pendaftar jalur prestasi. Akhirnya pilihan daftar dimulai di SMAN 2 Tambun Selatan. Hari tersebut masih aman, namun hari ketiga, peringkat mulai merosot dan hilang begitu cepat. Anak saya mulai panik. Sekolah harapannya tak mungkin dapat. Setelah diceki-ceki, ternyata banyak calon siswa yang sepertinya mendaftar dengan jalur umum padahal dia berdomisili di Tambun Selatan. Ini kecurigaan saja, karena sistem tidak menghentikan orang yang daftar jalur umum adalah yang seharusnya mendaftar lewat jalur rayonisasi. Namun hari itu juga kami membuktikan hal ini, dengan cara mendaftar jalur umum di SMAN 1 Setu, padahal kami seharunya mendaftar lewat Rayonisasi. Tak ada yang menghentikan. Langkah kami ini tentu saja menggeser satu anak pergi dari persaingan, yang bisa jadi anak tersebut bukan orang Setu.

Sistem membuat anak-anak calon siswa di luar rayon tidak mampu bersaing karena memang kuotanya yang lebih kecil dibandingkan kuota Rayonisasi. Kuota Rayonisasi bisa 2 kali lipat kuota umum. Kalau saja sistem PPDB bisa menghentikan siswa yang seharusnya mendaftar rayonisasi, maka permainan bisa lebih fair dan kesempatan bersekolah di sekolah yang lebih bagus bisa didapat semua orang.

Kita lihat dua tahun lagi ya, di mana anak saya yang lain insyaAllah akan daftar masuk SMP.

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s