Kartini dan Kebaya

 

 

Saya khawatir, jika tidak membaca lebih banyak dan diberitahu lebih banyak, siswa akan terbiasa dengan mengidentikkan bahwa Hari Kartini itu harus berkebaya. Terus anak laki-laki ? Masa pake kebaya juga ? Pake batik ? Ya ga nyambung dong. Enak di mereka, simple dan gampang. Maka, akhirnya salon yang menyediakan penyewaan baju kebaya laris manis sepekan dua pekan sebelum 21 April tiap tahunnya.

Enaknya, kita memberikan pelajaran khusus tanggal 21 April besok demi memperingati Hari Kartini. Temanya tentu saja tentang Kartini. Bisa kasih nama : Mengenal Kartini, Search Kartini, Kartini : Habis Gelap Terbitlah Terang, dan seterusnya. Bisa jadi Probem Based Learning yang kita ketengahkan. Beri anak-anak waktu untuk mengenal sosok yang mereka peringati setiap tahun tersebut. Biar mereka memahami sendiri siapa Kartini itu ? Perjuangannya seperti apa ? Apakah kita juga harus berkebaya seperti Kartini di jaman dulu ? Kenapa sih Harus Kartini ? mengapa tidak Tjut Nyak Dien yang melawan penjajah di medan perang ? Generasi muda harus bagaimana menyikapi jasa Kartini ? dan sebagainya.

Jadi, untuk tahun selanjutnya mungkin siswa setingkat SMA bisa punya gaya lain selain berkebaya. Bukankah Kartini menulis ? Mungkin saja tahun depan ada perhelatan Lomba Menulis atau Pemilihan Kartini 2015, dan seterusnya.

 

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s