Guru itu Perlu Membaca

 

Saya sering memperhatikan diskusi panjang atau debat kusir teman-teman guru lain ketika ada sebuah pertanyaan terkait materi pelajaran, metode pembelajaran, isu politik, kesehatan, atau apapun. Untuk masalah lain selain yang menyangkut keprofesionalan seorang guru, terserahlah, namun dalam hal meningkatkan profesionalitas sebagai guru tentu saja kualitas pembicaraan dan diskusi harus berkategori berbobot. Tidak jadinya hanya menghasilkan debat kusir dan mengandalkan ilmu pengetahuan lama yang pernah diperoleh di bangku kuliah beberapa belas tahun yang lalu. Itu terlampau lama.

Ilmu pengetahuan ternyata berkembang, apalagi masalah pendidikan yang kurikulumnyapun turut mengalami perubahan. Ada beberapa materi baru dalam beberapa mata pelajaran di Kurikulum 2013 ini. Jika tidak membaca, apalagi tidak tahu letak perubahannya di mana, guru tidak akan bisa melengkapkan kurikulum siswa dengan baik. Tidak hanya itu, bahkan di dalam isi materipun berubah. Semisal pelajaran Ekonomi SMA, dulu BI memiliki tiga buah tugas yang salah satunya sekarang diambil alih oleh OJK yaitu dalam menangani perbankan dan lembaga keuangan lainnya. Dengan begitu, selain ada materi baru berupa OJK (Otoritas Jasa Keuangan), juga adanya perubahan informasi mengenai tugas BI yang berkurang ini.

Belum lagi dalam hal pendekatan pembelajaran yang sudah harus beralih dari teacher centered ke student centered yang untuk guru-guru senior hal ini cenderung sulit untuk ditinggalkan. Semua sudah seharusnya berubah. Jadi, membaca menjadi salah satu pembuka wawasan bagi guru untuk mengetahui semua perubahan tersebut.

Membaca, tidak harus dari buku jika itu sulit didapat atau ada keengganan mencari, membeli, atau meminjamnya. Bukalah internet, dan seluruh dunia akan memberitahukan kita tentang apa yang sudah terjadi di belahan bumi yang lain sekalipun tentang bagaimana pendidikan di abad 21 ini.

Masih tidak mau membaca, diskusilah dengan beberapa orang guru yang terlihat mengusai perubahan dan jangan lupa kosongkan dulu gelas pikiran kita untuk digantikan dengan yang baru dan bersiaplah mengubah cara pandang dan cara baru dalam mengajar.

Selamat membaca 🙂

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s