SMS Gateway dari Sekolah

 

Seperti biasa, hari ini saya mendapatkan sebuah pesan singkat berupa SMS Gateway yang dikirim pihak sekolah. Sebagai Pembimbing Akademik, kami memang menerima pesan ini sebagai pesan terusan agar kamipun mengetahui informasi apa yang dikirimkan.

Walaupun pengirimnya tertulis SMS Getaway (seharusnya SMS Gateway), namun yang dimaksud oleh sekolah tentulah SMS Gateway seperti yang kita semua juga maksudkan. Baiklah, setelah menulis ini, saya akan memberitahukan adminnya untuk segera menggantikan dengan yang benar. Karena saya juga meyakini sampaikanlah kebenaran itu walaupun pahit rasanya, hasiik.

Istilah gateway berasal dari bahasa Inggris  Gateway yang artinya pintu gerbang. Bisalah juga kita pahami bahwa pintu gerbang ini membuka wawasan atau menghubungkan kita dengan dunia. Arti bebasnya versi saya, sms gateway yang dilaksanakan di sekolah merupakan pesan singkat yang dikirim oleh admin sekolah untuk semua nomor orang tua dan guru secara sekaligus bersama-sama. Dalam kenyataannya, sms gateway sangat praktis dan bermanfaat bagi pengiriman informasi yang sifatnya segera dan umum, walaupun secara personal sms gateway juga bisa dilakukan.

Rupa-rupa informasi yang bisa diinformasikan pihak sekolah kepada orang tua khususnya, misalnya tentag sms pagi ini yang mengabarkan jadwal Try Out UN untuk kelas XII yang akan dilaksanakan tanggal 10 hingga 14 Februari 2014 mendatang. Beberapa waktu lalu terkait hari Sabtu yang diliburkan karena banjirpun dilakukan dengan sms gateway ini. Terbukti juga sms gateway ini cukup efektif dibandingkan pemberian surat yang kadang-kadang siswa lupa untuk memberikannya kepada orang tua.

Di tengah hiruk pikuk kemajuan tekhnologi dan plus minusnya perkembangan tersebut bagi anak-anak, SMS ini sangat bermanfaat. Jangan dikira anak selevel anak SMS sudah tidak membutuhkan informasi dari sekolah. Walaupun Anda menganggap anak seusia itu sudah besar dan bisa melakukan apapun sendiri, namun orang tua harus memiliki informasi pembanding dari pihak yang dapat dipercaya. Apalagi kalau siswa tersebut memang belum bisa dipercaya menjadi pengelola informasi langsung dari guru atau pihak sekolah.

Kalau ingin mengetes seberapa besar respect anak terhadap informasi yang diberikan guru atau sekolah, peganglah informasi dari SMS gateway sekolah dan tanyakan ada informasi apa atau kegiatan apa yang akan berlangsung di sekolah dalam waktu dekat kepada anak Anda. Perhatikan juga gelagat apa yang dilakukan anak terkait informasi ini. Misalnya, ketika sekolah mengirimkan SMS gateway tentang pemberitahuan Try Out UN, lihatlah bagaimana anak Anda mempersiapkan diri untuk itu. Kalau mereka biasa-biasa saja, bisa jadi mereka tidak tahu informasi tersebut atau menganggapnya sepele. Namun jika Anda sudah tahu informasi dari pihak sekolah, informasi tersebut bisa menjadi rambu penjaga bagi kegiatan anak Anda.

Jika anak Anda SD atau masih TK ? Wah, apalagi. Informasi bisa langsung diterima dan direspon oleh orang tua. Memang guru SD atau TK ada juga yang masih mengandalkan buku penghubung yang bisa setiap hari dibaca orang tua di rumah, tapi apakah sekolah bisa menjamin seberapa banyak orang tua yang masih menyempatkan diri membaca buku penghubung ini ? Kombinasi lengkap antara buku penghubung plus sms gateway tentu saja sepertinya masih lebih baik.

Jika sekolah belum menggunakan SMS gateway ? Hmmm… sepertinya harus berupaya untuk mencoba pakai ya karena manfaatnya. Selain sebagai media pengirim informasi juga sekolah bisa memberikan himbauan kepada orang tua untuk diteruskan kepada siswa.

 

 

 

 

 

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s