Banjir

 

Hujan di awal tahun 2014 ini memang berdampak banjir dahsyat. Bekasi lumpuh, benar-benar lumpuh. Luapan air menerjang sejak beberapa hari  hujan besar tak henti. Kalau Bekasi saja hujannya sudah sebesar ini, apalagi kota-kota di atasnya seperti Bogor yang mengalirkan luapan air ke sungai-sungai di hilir. Tak ayal, pepohonan dan ladang luas yang telah berganti menjadi pemukiman padat kinipun meradang. Banjir sampai masuk ke lantai 2 rumah Yudhis, padahal biasanya kalaupun masuk hanya di lantai satu semata kaki. Siswa yang lainpun punya cerita sama pilunya. Air naik dalam hitungan detik. Akibatnya seisi perabotan rumah, bahkan kendaraan bermotor tenggelam.

Di banjir inipun, ayahanda Kintan berpulang. Duuh… sabar ya Kintan. Semoga ayah diterima di sisiNya.

Masih akankah banjir melanda ?

Yuk, kita turun tangan (meminjam istilah Pak Anies), sebisa kita melakukan apa. 🙂

 

 

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s