Free Ticket Masih Ga Mau ? Terlalu !

 

Ikut Konferensi Guru Internasional ? Saya baru saja menjalaninya pekan kemarin. Ternyata konferensi tuh seperti itu ya? Apalagi ini sekelas internasional. Mmh.. pasti karena pembicaranya didominasi orang luar negeri. Saya jadi teringat kakak saya yang sudah melanglang buana demi konferensi-konferensi yang dia ikuti. Asyik juga ya  jadi pembicara sekaligus keliling dunia ? Kapan ya saya bisa meniru jejak langkahnya ?

Konferensi yang saya ikuti ini tidak sengaja saya applied. Waktu lama sebelumnya ada berita dari Majalah Guruku tentang akan berlangsungnya acara ini, namun saya agak tidak mempedulikan karena padatnya acara dan banyaknya pekerjaan menjelang akhir tahun ini. Biasalah guru, ngurus nilai, soal ujian, belum lagi tugas kuliah yang numpuk. Namun saya penasaran ketika pukul sembilan malam itu ada pemberitahuan bahwa Majalah Guruku memberikan free ticket kepada 100 orang guru dengan syarat tertentu. Syaratnya tentu saja buat saya mah mudah, hanya menulis sedikit tentang apa yang akan saya lakukan after conference. 100 orang itu harus mengumpulkan sebelum pukul 24.00.

Ternyata, dua hari setelah itu saya mendapatkan tiketnya. Yuhu… jadi deh ikut konferensi. Tapi saya bingung, karena ada undangan final Guraru Award di Sabtu, dan Konferensi guru Senin Selasa, artinya saya harus minta ijin 3 hari tidak masuk kerja. Boleh ga yaaa ???? Ilmu nekatpun saya jalani dan akhirnya… bang ! saya mengantongi ijin 3 hari sekaligus setelah saya berikan rundown acara dan siapa saja pembicaranya. Bayangkan saja, sayang sekali kalau tida ikut, ada beberapa pembicara dari luar negeri seperti Australia, Singapura dan Belanda. Dari dalam negeri ada Anies Baswedan dan Dahlan Iskan. Belum lagi di rundown itu tertulis ada Pak Menteri M. Nuh, walaupun ternyata tidak datang.

Jumlah peserta ternyata tidak terlalu banyak, entah berapa jumlah pastinya. Seorang panitia tidak sengaja curcol, tentang free ticket. Menurut dia, guru… dikasih tiket gratis aja ga mau. Gimana kalau bayar ? Widih… jadi malu. Tapi untungnya saya tergolong yang mau dapat free ticket. Sedikit selidik, ternyata tiket peserta conference  Rp. 350.000. Tapi kesimpulan yang dia buat sangat jleb di hati ya. Guru gitu loh… kok tidak mau diajak belajar walaupun gratis. Apalagi kalau bayar???

 

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Free Ticket Masih Ga Mau ? Terlalu !

  1. jadi teringat, salah satunya yaitu mengajari murid-murid saya untuk les komputer secara gratis. sampai saya kejar-kejar untuk mengikuti les komputer tersebut, hanya sekitar 50% yang ikut secara rutin dan sungguh-sungguh. terpikirkan sejenak, “kelak kan sebagian dari mereka akan menjadi guru, ketika menjadi murid saja sudah seperti itu, bagaimana kedepannya?”
    semoga kedepannya kualitas dan kuantitas guru di Indonesia menjadi semakin lebih baik 😀

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s