Kok Anak Saya Tidak Berubah ?

 

“Sepertinya kita yang harus berubah, Bu”, akhirnya kira-kira kalimat inilah  yang saya ucapkan.

Joko, dari kelas X diberikan guru privat untuk beberapa mata pelajaran. Dileskan juga di lembaga bimbingan belajar, karena memang nilai-nilainya selalu rendah. Ketika kelas XI fasilitas itu dicabut karena orang tua mulai merasa kesal, anaknya tidak pernah berubah.

Di SMP dulu juga begitu. Dikasih les, dikasih privat. Nilainya tetap jelek. “Apa yang harus saya lakukan, Bu?”

“Sepertinya kita yang harus berubah, Bu”, begitulah. Kita kadang memaksakan anak-anak untuk mampu melakukan banyak hal tanpa mereka mengerti keberhasilan yang diperolehnya itu untuk apa. Kita sibuk membuatnya ahli di banyak hal yang sebenarnya mereka tidak mampu dan tidak suka. Akhirnya kita sama sekali tidak pernah tahu dia bisa apa. Masih ingat cerita si burung yang belajar menggali atau kucing yang dipaksa terus berenang? Kuda yang harus belajar keras untuk bisa memanjat atau tikus yang harus bisa terbang ? Akhirnya burung lupa bagaimana caranya terbang. Kuda tak bisa lagi berlari kencang, dan seterusnya.

Yuk kita cari tahu, apa kemampuan anak kita selain hanya berhitung, berhitung dan berhitung 🙂

Advertisements

One thought on “Kok Anak Saya Tidak Berubah ?

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s