Ternyata Pak Mus…

 

Tiba-tiba saya diingatkan pada kisah sekitar tiga tahun yang lalu ketika mengunjungi Pesantren Agrobisnis Al Ittifaq. Mang Haji, panggilan untuk pimpinan pondok, KH. Fuad Affandi, menceritakan perilaku para pejabat yang berkunjung ke pondok. Hampir semua pejabat yang datang, tentu saja adalah orang-orang penting karena Ponpes Al Ittifak ini merupakan ponpes yang memiliki prestasi yang luar biasa, terutama pada bagian agrobisnis yang digelutinya. Ponpes ini sering dijadikan rujukan sebagai ponpes percontohan bagi banyak institusi.

Karena waktu berkunjung didominasi pada siang hari, Mang Haji mengisahkan bahwa semua pejabat yang berbicara di podium selalu terselang oleh azdan zuhur. Dan dalam tradisi perIttifaq-an, semua kegiatan pada saat yang bersamaan otomatis harus berhenti, termasuk yang berbicara, siapapun dia, apapun jabatannya. Semua orang harus pergi ke masjid. Namun, Mang Haji menuturkan bahwa dari sekian banyak pejabat yang datang, hanya satu orang yang sengaja berhenti bicara dan bertanya “apakah kita berhenti dan sholat zuhur terlebih dahulu?” Orang tersebut adalah Muslimin Nasution, pendiri Yayasan Al Muslim.

Saya sontak terkejut haru. Ternyata Pak Mus…. (teriring doa semoga Bapak sehat selalu ) 🙂

 

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s