Macam-macam Variabel Penelitian

 

Dalam bukunya, Statistika untuk Penelitian, Prof. DR. Sugiyono menyebutkan bahwa menurut hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain, maka variabel dibedakan menjadi :

  1. Variabel Independen
  2. Variabel Dependen
  3. Variabel Moderator
  4. Variabel Intervening
  5. Variabel Kontrol

Variabel Independen, sering juga disebut sebagai variabel stimulus, prediktor, atau antecedent. Dalam Bahasa Indonesia sering disebut sebagai variabel bebas. Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). Dalam SEM (Structural Equation Modelling / Pemodelan Persamaan Struktural, variabel independen disebut sebagai variabel eksogen.

Variabel Dependen sering disebut sebagai variabel output, kriteria, atau konsekuen. Dalam Bahasa Indonesia, dikenal sebagai variabel terikat. Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Dalam SEM (Structural Equation Modelling / Pemodelan Persamaan Struktural, variabel dependen disebut sebagai variabel indogen.

Contoh hubungan variabel independen – dependen :

Intensitas Iklan                   ———-        Jumlah Penjualan

(Variabel Independen)                    (Variabal Dependen)

 

Variabel Moderator adalah variabel yang mempengaruhi (memperkuat dan memperlemah) hubungan antara variabel independen dengan dependen. Variabel ini disebut juga variabel independen kedua. Hubungan perilaku suami dan istri akan semakin baik (kuat) kalau mempunyai anak, dan akan semakin renggang kalau ada pihak ke tiga ikut mencampuri. Di sini, anak berlaku sebagai variabel moderator, yang memperkuat hubungan, dan pihak ketiga adalah variabel moderator yang memperlemah hubungan.

Variabel Intervening adalah variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan antara variabel independen dengan dependen, tetapi tidak dapat diamati dan diukur. Variabel ini merupakan variabel penyela/antara yang terletak di antara variabel independen dan dependen, sehingga variabel independen tidak langsung mempengaruhi berubahnya atau timbulnya variabel dependen.

Tinggi rendahnya penghasilan akan mempengaruhi secara tidak langsung terhadap harapan hidup (panjang pendeknyaumur). Dalam hal ini ada variabel antaranya, yaitu gaya hidup seseorang. Antara variabel pengjasilan dengan gaya hidup terdapat variabel moderator, yaitu budaya lingkungan tempat tinggal

Variabel Kontrol adalah variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga hubungan variabel independen terhadap dependen tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti. Variabel ini sering digunakan oleh peneliti bila akan melakukan penelitian yang bersifat membandingkan, melalui penelitian eksperimen.

Contoh : pengaruh jenis pendidikan terhadap keterampilan pemasaran. Variabel independennya adalah pendidikan (SMU dan SMK), variabel kontrol yang ditetapkan sama misalnya produk yang dipasarkan sama, lokasi pemasaran sama, alat-alat yang digunakan sama, ruang tempat pemasaran sama. Dengan adanya variabel kontrol tersebut maka besarnya pengaruh jenis pendidikan terhadap kemampuan pemasaran dapat diketahui lebih pasti.

 

Sumber:

Prof. DR. Sugiyono. Statistika untuk Penelitian. Penerbit Alfabeta Bandung, 2010.

Advertisements

4 thoughts on “Macam-macam Variabel Penelitian

  1. Terima kasih ilmunya. Sangat saya butuhkan untuk skripsi saya. 😀
    Saya mau menyampaikan bberapa hal, bu:

    1. Masukan ya bu, itu ilustrasi variabel (iklan) dependen & (tingkat penjualan) independent sepertinya terbalik bu, tapi di penjelasan sudah sesuai sih. 😀

    2. Tanya:
    – Untuk contoh variabel moderator, ibu sebutkan “anak” dan “pihak ketiga” sebagai variabel moderator. Yg saya tanyakan, variabel dependen dan independen-nya apa saja, bu? Perilaku suami dan perilaku istri kah?
    – Variabel intervening disebutkan tidak dapat dihitung & diamati. Nah kan contohnya gaya hidup, bu? itu kan bisa diamati ya? dan gaya hidup kan ada gaya hidup sehat dan tidak, jadi beda antara variabel interval dan moderator hampir sama ya?

    Jazakillah khoirun katsir atas tanggapannya 🙂

  2. Menurut saya ilustrasinya sudah benar. Dimana iklan memang merupakan variabel independen/bebas atau variabel yang mempengaruhi tingkat penjualan sebagai variabel dependen.

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s