Pentingkah Penggunaan Gadget di Sekolah ?

 

Suatu hari dalam rapat guru, seorang guru mengeluhkan tentang kebiasaan anak-anak nonton film Korea di sekolah. Beberapa guru lain mengiyakan bahwa memang anak-anak kerap terlihat menonton film Korea jika tidak ada guru di kelas atau pada saat istirahat.

Lalu, sudah tertebaklah bahwa sebentar lagi akan disetujui larangan membawa laptop ke sekolah. OMG. Tidak mungkin buat saya. Untuk pembelajaran ekonomi, saya perlu laptop dan gadget mereka. Jikalau smartphone dianggap sangat beresiko, minimal saya memerlukan perijinan anak-anak tetap membawa laptop dengan alasan:

  • banyak materi pelajaran terbantu dengan kelengkapan mr. google
  • buku di perpustakaan tidak banyak dan anak-anak kadang kesulitan mengerjakan tugas
  • saya masih menggunakan blog sebagai media siswa menyimpan tugas-tugasnya
  • anak-anak kerap harus mempresentasikan tugas mereka dari laptopnya masing-masing jika belum mengirimkan email pada saya
  • untuk pelajaran akuntansi, saya butuh program excell untuk siswa
  • Sekolah belum memiliki fasilitas komputer berinternet yang memadai untuk seluruh siswa dalam kelas

Nah, berbekal alasan itulah akhirnya saya mengajukan keberatan. Hal lain yang juga penting buat saya adalah bahwa aktifitas “menonton film Korea” yang dianggap tidak ada hubungannya dengan mata pelajaran diakibatkan beberapa hal yang bukan sepenuhnya kesalahan siswa. Alasan yang sering diutarakan siswa adalah gurunya tidak ada atau guru tidak masuk dan tidak memberikan tugas. Kadang-kadang memang guru piket atau guru BK menghandle kekosongan ini tapi jika jumlahnya lebih dari dua atau guru piket mengajar atau guru BK ada tamu, lalu bagaimana ?

Tidak adanya kegiatan yang dilakukan guru-guru terkait penggunaan laptop dan gadget juga menjadi salah satu alasan mengapa dua benda tersebut akhirnya harus dieliminir keberadaannya. Menurut saya, laptop adalah hal yang sangat penting bagi siswa modern jaman sekarang. kalau mereka punya dan mau membawa mengapa tidak ? Toh ketika ada guru di kelas, mereka tidak membuka laptop untuk menonton yang tidak bermanfaat. Jika saja memang ada yang menonton hal-hal serupa, sebaiknya dilakukan peringatan secara persuasif terlebih dahulu. Kalaulah akan ditelusuri tentang hal apa saja yang mungkin ada dalam laptop mereka, itu akan sangat menjadikan laptop dan hp menjadi barang yang sama. Dalam laptoppun anak-anak bisa menyimpan banyak hal termasuk yang terlarang. Tinggal bagaimana menyadarkan mereka tentang manfaat sesungguhnya untuk pembelajaran dan sedikit masukan sana sini.

Jika laptop lalu diperbolehkan masuk kelas, hal lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat keamanan. Pernah ada satu orang siswa yang laptopnya pecah karena tasnya katanya “diduduki” teman sekelasnya. Siswa sekolah lainpun pernah juga kehilangan laptop. Beberapa gadget pernah juga dinyatakan hilang karena lupa menyimpan dan seterusnya. Sekolah atau guru secara langsung memang sebaiknya memberitahukan bagaimana memperlakukan laptop dengan baik dan benar, termasuk tips menyimpan dan merawatnya. Sekolah perlu juga lebih mempererat aturan kehilangan dan sanksi bangi siswa lain yang “meminjam paksa”.

Syukur alhamdulillah, akhirnya untuk pelajaran saya anak-anak tetap diperbolehkan membawa laptop. Sebenarnya dengan smartphonepun bukan lagi sesuatu yang dilarang. Namun, pelanggaran penggunaan gadget  berupa handphone ini agak lebih beresiko karena bentuknya yang relatif kecil, sehingga pengawasannya masih agak sulit untuk saya. Kadang-kadang anak-anak masih suka curi-curi waktu untuk whatsapp-an atau balas SMS. Hanya kelas 12 yang saya perbolehkan mengunduh informasi menggunakan gadget mereka, apalagi pada saat pencarian jawaban latihan UN. Guggle-an boleh…

 

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s