Puisi : Tukang Jagal

 

Saya tiba-tiba teringat kasus tukang jagal, yang kerjanya hanya menjagal.

Menjagal keadilan, menjagal ketentraman, menjagal prestasi, menjagal keikhlasan, menjagal inovasi

Menjagal kebahagiaan

ah,

dasar tukang jagal

ada juga yang menjagal uang rakyat, jagal beras miskin, jagal BLT

bingung jadinya sama tukang jagal

Seperti hidup hanya untuk diri sendiri,

Seperti hidup untuk selamanya,

Seperti tidak tahu bahwa setelah hidup ada pertanggungjawaban

seperti halnya diri kita bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan

dan seperti halnya pemimpin yang harus bertanggungjawab atas apa yang dipimpinnya, bagaimana caranya menilai bawahan, bagaimana caranya bersikap adil, bagaimana caranya berlaku objektif dan bagaimana kewajibannya menjadi pemimpin yang amanah

Ya Allah, mudah-mudahan aku tak Kau beri kesempatan menjagal keadilan untuk anak-anakku dan menjagal hak mereka mendapatkan pendidikan yang membahagiakan dan mencerahkan

Tak menjagal nilainya karena urusan pribadi

Sumpeh deh, aku tak ingin jadi tukang jagal

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s