Tarif Dasar Listrik

Tarif Dasar Listrik atau lebih dikenal dengan singkatannya TDL, adalah tarif yang dikenakan pada listrik yang dijual oleh PLN. Di Indonesia sejauh ini masih PLN yang merupakan “penjual listrik”, untuk itulah TDL ditetapkan oleh pemerintah lewat PLN. Mengapa harus pemerintah ? Karena PLN adalah perusahaan milik negara dan terkait pembiayaan subsidi listrik yang ada di APBN. Masih ingat ?

Pemerintah memberikan subsidi pada pos pengeluaran. Salah satunya adalah subsidi listrik. Dengan adanya subsidi ini maka kita mendapat keringanan untuk membayar listrik. “Tujuan kenaikan TDL ini pengurangan subsidi Rp 14 triliun”.

Tapi bagaimana dampaknya jika subsidi yang diberikan kepada kita sebagai masyarakat selalu besar ? Ingatlah kembali darimana uang-uang dalam pos penerimaan negara. Jika lebih besar pengeluaran daripada penerimaan maka negara kita akan terus berhutang banyak ke negara-negara lain atau semisal IMF.

Kembali ke TDL, TDL selalu mengalami kenaikan karena berbagai tujuan, antara lain:

  1. memperkecil subsidi listrik
  2. mempertahankan kelangsungan pasokan listrik PLN
  3. mendorong harga jual tenaga listrik secara bertahap menuju nilai keekonomiannya.

Pemerintah memastikan per 1 Januari 2013 tarif dasar listrik (TDL) akan mengalami kenaikan kembali mulai dari 15 persen hingga 20 persen. Kenaikan TDL ini hanya akan diperuntukkan bagi pelanggan listrik dengan daya 1.300 kilowatt (KW) ke atas. (Harian Analisa 29 Okt 2012). Nah, kenaikan TDL ini dilakukan secara berkala, artinya sedikit-sedikit agar tidak memberatkan pelanggan.

Lantas, jika TDL naik maka apa yang akan terjadi ? Yang akan dirasakan secara langsung tentu saja oleh orang tua kalian yang harus membayar uang listrik lebih banyak dari bulan-bulan sebelumnya. So.. sudah saatnya kalian berhemat dengan uang kalian. Tunjukkan peduli kalian dengan cara-cara penghematan listrik yang sudah kalian tahu. Hemat listrik itu kan hemat energi. Pasalnya, untuk mengaktifkan pembangkit listrik, PLN memerlukan bahan bakar berupa batubara. Batubara ini kan berasal dari fosil, jadi sekelas BBM.. untuk mendapatkan energi berupa listrik ini kita memerlukan batubara yang makin sedikit jumlahnya. Hmmm… sudah nyambung kan ?

Yang dirasakan oleh kita juga adalah naiknya harga-harga kebutuhan kita yang diproduksi menggunakna listrik. Contoh harga baju akan naik karena untuk menjahitnya memerlukan listrik untuk mesin jahit. Tiket bioskop akan naik karena bioskop menghabiskan listrik yang tidak sedikit. Terus ? Banyak sekali hal-hal mudah  yang bisa kita sebutkan kan dari sekeliling kita karena hampir semua bidang memerlukan listrik.

Untuk mempelajari TDL lebih banyak, yuk kita baca tautan yang saya ambil dari Lipi ini:

TARIF DASAR LISTRIK

Ayo jadi Pahlawan Energi!

Advertisements

One thought on “Tarif Dasar Listrik

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s