Serunya Pemanasan di TWC

unj 7

Tulisan 2 Edisi Teacher Writing Camp

Teacher Writing Camp, saya jadi teringat pelatihan menulis yang saya ikuti di Rumah Perubahannya Rheinald Kasali. Semua sesi diisi oleh para pemateri keren dari awal hingga akhir acara. Setiap sesinya selalu membangunkan diri ini untuk kembali menulis dan menulis, tak peduli seperti apa tulisan akan menjadi apa.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Untunglah ada pak Yusuf Dwiono yang mengiringi kekhidmatan kami dengan alunan keyboardnya. Pak Benn sebagai perwakilan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Pusat menyempatkan hadir untuk memberikan sepatah dua patah kata. Menurut Pak Benn, guru mempunyai harapan banyak untuk bisa menulis dengan berbagai kegiatan yang memang dikawal secara intensif oleh IGI. Dalam hal ini IGI memang sangat concern membawakan pelatihan-pelatihan untuk guru agar terbiasa membaca, menulis, maupun melek internet. Semua programnya mengarah kepada pemberdayaan guru menghadapi pendidikan di masa depan.

Mas Yulef, sekretaris acara Teacher Writing Camp (TWC), mewakili sang ketua, Pak Wijaya Kusumah atau kami biasa menyebutnya dengan Omjay, berkenan membuka acara ini karena Omjay masih di Padang. Menurut Mas Yulef, acara ini merupakan kelanjutan acara pelatihan menulis yang dilaksanakan pada tanggal 25 November 2012. Saking banyaknya peserta guru yang mendaftar dan tidak kebagian, maka WTC ini akhirnya lahir. Sebagai bayi merah, WTC ternyata cukup diminati. Jangan salah, untuk  mengikutinya perlu perjuangan panjang dan berliku. Pertama, pelatihan ini bayar alias tidak gratis. Dua ratus tiga  puluh ribu, bo! Suatu bilangan yang besar untuk sekedar main-main. Artinya, para peserta adalah orang-orang yang serius ingin belajar menulis.  Kedua, acara yang sebelumnya sudah dilaunching sangat padat. Padahal dalam kenyataannya…sangat padat sekali. Saking antusiasnya peserta, setiap sesinya selalu menyita beberapa puluh menit waktu berikutnya. Saya tahu, karena saya yang menjadi moderator dari awal hingga akhir, kecuali sesi si Teroris !

Sebelum acara dimulai, saya pribadi menyimpulkan duluan, bahwa hey.. ini acara serius ! semua peserta adalah orang-orang yang punya niat dan tekad membara, dengan mengeluarkan uang yang tidak sedikit, siap-siap acara hingga malam, dan meninggalkan orang-orang tercinta di rumah. Luar biasa kan ?

Tapi sebenarnya, biaya dua ratus tiga puluh ribu itu murah loh ! Saya pernah melihat sebuah brosur pelatihan macam ini, dan harganya gila, hingga hampir dua juta rupiah itupun tidak dua hari. Jadi, uang yang diinvestasikan di WTC tentulah menjadi sangat kecil dibandingkan keuntungan yang akan diperoleh oleh para peserta.

Setelah Mas Yulef menceritakan Latar Belakang Masalah (LBM) diselenggarakannya WTC, sekarang giliran Team Seamolec yang memperkenalkan aplikasi sosial media baru, Edmodo kepada peserta. Namun tiba-tiba, Edmodonya berubah menjadi Pesona Edu… Walalalahhh… ternyata mas-mas dari Indosat sudah tiba, dengan demikian Mas Jimmy dari Seamolec mundur kembali karena Indosat bagi-bagi voucher gratis. Wuih. Inilah hadiah-hadiah menarik pertama yang didapat peserta. Ada dua voucher, pertama voucher kartu perdana IM3 dan yang kedua voucher internet khusus untuk aplikasi Pesona Edu.

Semua peserta lalu merasakan getaran-getaran penasaran karena situs ini sangat menarik dan bermanfaat untuk pembelajaran di kelas, apalagi  jika kurikulum 2013 jadi diterapkan. Seperti biasa, waktupun terasa begitu cepat hingga terpaksa harus dihentikan dan beralih kembali pada Mas Jimmy dari Seamolec.

Mas Jimmy memperkenalkan Edmodo kepada kami. Tahu tidak ? Semua orang terlibat bahagia mencoba Edmodo walaupun dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.  Waktunya sangat kurang, Mas Jimmy. Untungnya Mas Jimmy berbaik hati untuk siap meneruskan praktik Edmodo bersama peserta di sekolah tempat peserta mengajar. Edmodo memang sejenis sosmed yang dikreasi khusus untuk pendidikan. Kami agak takjub melihat Edmodo ini sedemikian rupa. Ternyata ada peran-peran berbeda di dalamnya. Ada untuk guru, siswa, maupun orang tua. Semuanya dengan penampilan berbeda karena disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Saya sendiri mencoba menjadi teacher, beberapa teman lain mencoba menjadi student.

Di Edmodo, guru bisa membuat kelas-kelas sendiri dan mengkreasikan sesuai pembelajaran dan tujuannya masing-masing. Guru juga bisa memberikan soal-soal online kepada siswa dan bisa langsung melihat seberapa besar keberhasilan siswa dlaam menjawab. Wah, perlu latihan agak banyak nih untuk memahami Edmodo lebih lanjut. Semoga ada pelatihan Edmodo lanjutan. Apalagi ternyata setelah mengecek Email, Edmodo menyediakan tawaran untuk mengikuti Webinar atau semacam undangan untuk guru-guru melakukan seminar online.

edmodo

Edmodo dilanjutkan dengan materi menulis cepat di blog dengan Mas Yulef Dian sebagai pembicara. Saya salah duga, ternyata ini bukan pelatihan membuat blog, namun mas Yulef lebih mengenalkan bagaimana caranya melatih membuat tulisan dengan cepat dengan menggunakan Twitter. Di sini juga kami belajar banyak hal semisal TweetDeck dan Visible Tweet.

Di sesi ini mas Yulef mengumumkan lomba live tweet yang bisa diikuti oleh para peserta. Hadiahnya bermanfaat, dua buah flasdisk dan dua buah modem. Dengan begitu, perang twitpun dimulai. Tweetwar begin ! Diam-diam peserta menuliskan materi-materi inti yang diberikan oleh para peserta dengan kode @IndosatJakarta #IM3TWC.

Sebagian malam telah berlalu, peserta siap-siap dengan materi selanjutnya dengan semangat yang terus baru!

 

 

Advertisements

One thought on “Serunya Pemanasan di TWC

  1. Kabar gembira buat Peserta Teacher Writing Camp di Wisma UNJ, 8-9 Desember 2012. Berikut ini diumumkan pemenang lomba blog yg diadakan oleh Indosat @IndosatJakarta #IM3TWC, yaitu:
    Pemenang pertama Santorry Saad, pemenang kedua Bang Nur dan pemenang ketiga Siti Mugi Rahayu. Kami ucapkan selamat kepada para pemenag lomba blog, dan segera menghubungi Yulef Dian Bustanuddin untuk mengkorfirmasi hadiahnya. Selamat ya! Tulisannya bagus banget!

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s