Profil Gunung Picung dalam Gambar

 

Jumat pekan kemarin saya bersama beberapa rekan guru dan siswa berkesempatan meninjau kembali lokasi untuk kegiatan homestay kami, yaitu Desa Gunung Picung yang berbatasan langsung dengan taman nasional Gunung Bunder, Ciampea Bogor.

Berikut adalah beberapa gambar yang sempat diambil:

2012-11-30 13.59.11

Pemandangan sawah menghampar ini diambil dari depan musholla yang akan menjadi pusat pertemuan siswa pada saat Homestay. Rumah-rumah penduduk di seberang itulah yang akan menjadi rumah singgah siswa selagi di Gunung Picung. Mengapa  programnya diberi nama homestay ? Itu karena kami tinggal untuk beberapa hari di rumah-rumah penduduk. Sumpah ! Ingin juga sewaktu-waktu homestaynya di Jepang atau Singapura atau Switzerlang atau Australia…

2012-11-30 13.59.17

 

Nah. Ini dia musholla yang saya maksud. Di tempat inilah, setiap waktu sholat subuh, maghrib dan isya siswa  harus berkumpul untuk shalat berjamaah dan melakukan briefing serta memberikan laporan. Dengan bantuan sebuah bank swasta. Alhamdulillah panitia siswa mendapat uang sumbangan Rp. 15 juta yang akan digunakan untuk membuat MCK di musholla ini.

Warga Gunung Picung memang tidak semuanya memiliki kamar mandi di dalam rumah. Beberapa rumah hanya memiliki ruang untuk mandi dan cuci, namun tidak untuk ke jamban. Gambar di bawah adalah jamban-jamban yang sengaja dibuat di sepanjang selokan. Air selokan memang selalu banyak dan bersih, sehingga walaupun terletak di pinggir jalan, tetap saja ada peminatnya. Hmmm… bagaimana reaksi anak-anak didik saya ya dengan sarana MCk mereka nanti?

2012-11-30 14.08.51

2012-11-30 14.09.11

2012-11-30 14.12.42

Gunung Picung terletak bersebelahan dengan taman nasional sekaligus bumi perkemahan Gunung Bunder, di sinii masyarakatnya mayoritas adalah petani. Beberapa anak muda mengadu nasib di kota, hingga kami jarang bisa menemukan mereka di rumah kecuali yang memang berkomitmen membantu orang tua di sawah. Karena tidak semua warga memiliki tanah garapan, sebagian hanya berprofesi sebagai peternak atau kuli, baik kuli garap ataupun mencarikan rumput untuk pakan ternak. Memang terlihat ada sebuah kandang sapi milik kelompok tani, sementara beberapa rumah memiliki kambing dan kerbau. Saya jadi teringat, orang Bogor Barat memang jarang memiliki ternak pribadi berupa sapi kecuali peternakan yang agak besar. Kebanyakan mereka memelihara kambing atau kerbau. Kerbau inilah yang biasa juga dipakai untuk menggarap sawah.

2012-11-30 14.15.19

2012-11-30 14.09.01

Gambar di atas adalah kandang kambing dan kerbau milik warga yang letaknya di sebelah rumah tinggal.

(bersambung…)

2 thoughts on “Profil Gunung Picung dalam Gambar

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s