Kampung Pulo Tergusur Pemakaman

Pertengahan tahun ini saya sempat mengunjungi tempat wisata Candi Cangkuang yang di dalamnya terdapat komplek kampung Pulo. Kampung Pulo ini merupakan kompleks perumahan  keluarga Arief Muhammad turun temurun. Di kompleks Cangkuang  inilah Arief Muhammad menyebarkan ajaran Islam. Di Kampung Pulo ini terdapat enam buah rumah dan sebuah musholla. Rumah-rumah ini berbentuk sama, dengan dinding dari bilik dan atap rumbai. Bercat putih, nuansa tradisionalnya sangat lekat. Ketika berkunjung ke sini, saya jadi teringat kumpulan rumah-rumah di Badui atau di perkebunan teh.

Sebagai aset wisata Jawa Barat, Candi Cangkuang dan Kampung Pulo telah jadi incaran para pengunjung baik perorangan maupun per kelompok. Anak-anak sekolah juga kerap berkunjung ke situs ini. Kompleks wisata Cangkuang jadi makin menarik ketika untuk menuju ke sana kita harus melewati Situ Cangkuang menggunakan rakit yang bisa disewa dengan harga Rp. 5o.ooo,oo bolak balik.

Latar belakang kompleks Cangkuang adalah gunung dengan turut pula dihiasi cantiknya padma di Situ Cangkuang. Terus terang, saya cinta sekali dengan pemandangan ini.

Kembali ke Kampung Pulo yang antik, saya hampir nyasar ke sebuah kompleks pemakaman. Dahi langsung berkerut. Kompleks pemakaman untuk siapa? Ternyata, pemakaman ini adalah kompleks pemakaman khusus keturunan Arif Muhammad. Namun, sekarang kompleks pemakaman ini mulai dihuni juga oleh kuburan warga sekitar. Artinya, beberapa tahun ke depan kompleks wisata Cangkuang hanya akan menjadi Kompleks Pemakaman Cangkuang.

Jika  dirasa masih memiliki nilai sejarah dan komersil,  sebaiknya sih pemerintah daerah Garut atau dinas pariwisata terkait mulai mencari solusi atas masalah ini. Di kompleks candi sekitar Kampung Pulo juga ramai oleh pedagang dengan warung-warungnya. Sangat dekat dengan Kampung Pulo. Sehingga, nuansa etniknya jadii kurang seru. Apakah memang gaya tradisional sudah tidak mumpuni di era modern ini ? Sepertinya dua sisi berbeda yang bisa berdiri sendiri-sendiri sebagai tempat pembelajaran bagi masyarakat akan sejarah negerinya.

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s