PTN di Jawa Barat Bertambah

 

Euforia masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di negeri ini memang luar biasa. Seakan-akan PTN adalah tempat satu-satunya tempat menimba ilmu yang berkualitas tinggi. Seakan-akan PTN adalah tempat yang masih murah untuk dikejar. Kenyataannya memang, PTN adalah tempat yang masih menyimpan banyak kepercayaan para orang tua dari puluhan ribu calon mahasiswa brau setiap tahunnya, walaupun tentu saja biayanya tak lagi semurah ketika saya kuliah dulu.

Sebagai guru SMA, saya mendapati banyak kekhawatiran siswa ketika mereka belum juga kunjung diterima di PTN manapun di negeri ini. Mereka gelisah, galau, dan stress tingkat tinggi. Setidaknya, begitulah keluhan mereka ketika ditanya akan kuliah di mana?

“Aduuuh stress buuu, pusiiing, belum ada yang nyangkut”. Maksudnya, belum keterima di salah satu PTN di negeri ini. PTN jaman sekarang memang mengalami masa penerimaan siswa secara bertahap dengan jalur yang berbeda-beda. Ada PMDK dengan macam-macam jalur, SNMPTN, juga ada jalur ujian masuk mandiri. Jalur yang paling murah adalah jalur SNMPTN atau jalur UMPTN pada jaman saya dulu. Jalur regular ini menjadi harapan utama para siswa pemburu PTN karena harganya yang murah itu. Namun jika tidak lulus jua, maka jalur-jalur lainpun mulai dirambah.

Siswa saya yang masuk IPB melalui jalur PDMK saja mengeluarkan uang masuk dari belasan juta hingga duapululuhan juta rupiah. Saya pikir tadinya ini yang termahal, ternyata ketika salah satunya masuk ke UNDIP jurusan favorit harus membayar lima puluhan juta rupiah. Wow. Belum lagi yang masuk kedokteran, ratusan juta siap-siap dikeluarkan.

Fenomena negeri minded memang luar biasa. Mungkin inilah yang membuat Jawa Barat kemudian menambah empat PTN lagi. Jawa Barat memang potensial karena menjadi jalur perguruan tinggi negeri dalam Jawa yang paling diminati. Penambahan ini terjadi akibat perubahan status dari PTS menjadi PTN. Dua diantaranya dikabarkan akan terealisasikan tahun ini. Berita ini dilansir beberapa surat kabar online, termasuk Media Indonesia (17/8).

Empat bakal PTN tersebut adalah Universitas Siliwangi di Kota Tasikmalaya, Politeknik Sukabumi di Kota Sukabumi, Universitas Swadaya Gunung Jati di Kota Cirebon, dan Universitas Singaperbangsa di Kabupaten Karawang. Dua yang akan berubah segera adalah Politeknik Sukabumi di Kota Sukabumi dan Universitas Singaperbangsa. Dengan begitu, kemungkinan tahun ini akan menambah deretan PTN di Jabar selain UI, UIN, UNJ, UNPAD, IPB, dan ITB.

Kendala pertama yang akan muncul di sekolah kemungkinan besar adalah ketidaksiapan siswa calon mahasiswa menerima PTN baru tersebut untuk dijadikan pilihan. Sebagaimana kita fahami, para calon mahasiswa tentu saja menjadikan nama perguruan tinggi sebagai bahan pertimbangan dalam pemilihannya. Semakin punya nama, semakin bonafidlah pilihan mereka.

Di lain pihak, tentu saja mudah-mudahan PTN-PTN baru ini bisa menjadi perguruan tinggi yang baik dan bermutu tinggi hingga benar-benar dijadikan referensi pilihan baru.

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s