Misteri Makam yang Hilang

 

Kompleks pemakaman Bongas Kulon, Lebaran hari pertama 2012.

Selagi mudik, kami menyempatkan diri untuk berziarah ke makam kakek nenek yang sudah berpulang puluhan tahun yang lalu. Ternyata, model pemakaman setiap daerah bisa berbeda mengikuti tradisi masing-masing ya ?

Di sini, ada tradisi tawur. Kebiasaan masyarakat peziarah untuk membagi-bagikan koin di atas pekuburan ini memang menarik walaupun sebenarnya tidak mendidik. Bayangkan saja, para pemburu koin ini bisa seharian penuh menanti koin di atas makam para almarhum dan almarhumah. Demi recehan ini mereka berdesak-desakan, saling tubruk dan tentu saja merusak makam. Ada sensasi tersendiri rupanya ketika tradisi ini dilakukan. Awalnya saya mengira bahwa orang0rang ini adalah warga yang membantu membersihkan makam, namun ternyata tidak. Mereka adalah warga dari sekitar makam yang sengaja berbondong-bondong berburu koin.

Kondisi makam di kompleks pemakaman ini tidak semuanya dalam kondisi baik. Banyak makam yang tidak dikeramik atau diberi batu yang agak permanen. Beberapa malah hampir rata dengan jalanan yang biasa dilalui peziarah. Mungkin makam-makam ini sudah tergolong tua dan tiada lagi sanak saudara yang menjenguk. Saya menduga, makam-makam inilah yang nantinya akan digali oleh penghuni baru komplek pemakaman.

Dari makam ke makam saudara dan famili kami kunjungi satu persatu sambil merapikan beberapa batu yang mulai hilang dan menjauh dari makam. Mungkin ini salah satu akibat dari tradisi tawur yang ricuh berlarian di atas makam sehingga batu-batunya mulai lepas dari posisi semula. Namun, beberapa kali kami mencari sebuah makam salah seorang famili, kok ga ada ya…

Kembali mencari, bolak-balik. Melihat tanda-tanda yang bisa dijadikan patokan, semisal pohon atau tetangga makamnya satu persatu.. kok tetap ga ketemu makamnya, padahal makam tersebut sudah dikeramik. Artinya, permanen dong.. dan tentu saja masih ada saudaranya yang menjenguk walau setahun sekali. Atau.. jangan-jangan karena setahun sekali ya, makam itu jadi dianggap tak berkeluarga ?

Tapi, kan masih banyak familinya di kampung ini yang masih hidup. Apakah mereka tidak tahu kalau makam almarhum raib ? Jangan-jangan mereka tidak pernah ziarah kubur ya ?

Kami mencoba bertanya pada juru kunci yang menjaga pemakaman, kemana makam saudara kami ini? Beliaupun menggelengkan kepala. ” Ga tau…”

Akhirnya, kami sekeluarga hanya bertatap-tatapan, namun tak bisa berbuat banyak karena saudara dekatnyapun tak ada yang memberi kabar. Jangan-jangan memang makamnya sudah ganti casing.

Kamipun pulang ke rumah sambil memperbincangkan misteri makam yang hilang tersebut. Mudah-mudahan memang kami salah alamat dan makamnya tetap ada.

Advertisements

3 thoughts on “Misteri Makam yang Hilang

  1. menurut saya tradisi tersebut tidak ada gunanya, karena hanya dapat merugikan keluarga yang pemakamkan sanak saudaranya berada disana.sebenarnya apa yang dicari ya?kebahagiaanka? atau uangkah? hanya allah yang tau.

  2. tradisi yang sangat tidak wajar dan baru kali ini saya tahu kalau ada tradisi seperti itu. tentang makam yang hilang, mengapa bisa seperti itu padahalkan jelas-jelas makam itu sudah ada yang menempati, mengapa bisa hilang begitu saja? tidak menyangka bisa seperti itu.

  3. sungguh memprihatinkan sekali pemakaman di indonesia saat ini. Banyak makam yang bernasib sama seperti postingan ibu. apakah kita harus memakamkan saudara kita yang telah tiada dipemakaman mewah untuk mendapatkan rasa aman dan nyaman saat kita berziarah ?? seharusnya itu tidak perlu dilakukan kalau pemakaman biasa terawat dan tidak dibiarkan begitu saja oleh penjaga makam..

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s