Setiap Anak adalah Juara : Guru harus Faham Paradigma Multiple Intelligences

Munif Chatib, di awal pertemuan dalam seminar dan Workshop “Gurunya Manusia” – Menjadikan semua Anak Istimewa dan semua Anak Juara, Minggu 27 Mei 2012 mengawali dengan menayangan sebuah sindiran tentang kecerdasan majemuk.

Dikisahkan di sekolah binatang, terdapat murid kelinci, elang, bebek, dan kura-kura. Semua binatang ini harus mempelajari semua keterampilan sampai tuntas. Akibatnya, kelinci yang pandai berlari akhirnya tenggelam  karena harus berenang. Kura-kura dipaksa berlari kencang. Elang yang pandai terbang harus belajar menggali. Binantang-binatang ini tentu saja tidak lulus karena memang tidak memiliki keterampilan yang diharapkan sekolah. Namun kesedihan mereka lebih kepada kemampuan dasar mereka yang lama kelamaan menjadi hilang. Dan, sekolahlah penyebab dari semua ini !

Tak pelak lagi, sekolah menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas hilangnya kemampuan-kemampuan murid yang berbeda. Sekolahpun harus bertanggung jawab menyediakan guru-gurunya manusia ini, karena yang dididik bukanlah robot.

Guru harus memahami bahwa setiap anak adalah cerdas dan semua anak adalah juara. Guru juga harus memahami hakikat bahwa anak-anak didik memiliki kecerdasan ganda. Maka yang dilakukan untuk memberikan pencerahan dan perubahan pada perilaku guru adalah merubah paradigma guru akan konsep multiple intelligences dan memberitahukan guru bagaimana caranya memberikan pengajaran untuk kemampuan ganda yang berbeda ini. Menuruf Chatib, paradigma akan gagal jika guru tidak tahu bagaimana caranya dan kebiasaan sudah benar-benar menjadi habit yang tak mau diubah.

Apa yang bisa dilakukan guru untuk mengubah paradigma lama tersebut ?

Munif Chatib menyebutkan setidaknya ada beberapa langkah :

  1. Memandang setiap anak yang dilahirkan sebagai juara. Tips melakukan hal ini adalah On-kan siswa lalu runtuhkan barrier atau penghalang-penghalang yang kadang dibuat sendiri oleh guru.
  2. Guru harus mencoba memahami kemampuan dalam arti luas
  3. Guru harus mulai mengakui bahwa setiap anak adalah cerdas dan memiliki multiple intelligences
  4. Guru harus menyelami bakat-bakat dan kemampuan anak yang lain (discovering ability)
  5. Temukan bakat anak.

Materi Workshop :

Kebijakan Pemerintah Kota Bekasi dalam Peningkatan Mutu Guru

Multiplle Intelligences, Semua Anak adalah Bintang

Strategi Multiplle Intelligences

 

Advertisements

One thought on “Setiap Anak adalah Juara : Guru harus Faham Paradigma Multiple Intelligences

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s