Indonesia sudah Memproduksi Vaksin Imunisasi

 

Membicarakan imunisasi artinya membicarakan sesuatu yang memang masih pro dan kontra di negara ini. Empat anak saya diimunisasi ketika bayi karena memang saya berharap banyak pada manfaatnya. Bayangan sederhana saya, sekarang ini dunia semakin dipenuhi oleh penyakit, bahkan yang aneh-aneh, sehingga saya berharap imunisasi menjadi sebuah cara kita menolak penyakit. Saya tidak terlalu memikirkan halal dan haramnya. Dalam benak saya, tentulah pemerintah yang juga dibantu oleh MUI telah memikirkan banyak hal tentang hal ini. Tapi tidak begitu dengan beberapa teman saya yang justru menolak imunisasi bagi bayinya.

Penolakan pada imunisasi yang dilakukan biasanya beralasan pada:

  • Belum pastinya / masih debatable nya kehalalan vaksin yang ada. Konon vaksin ini berasal dari zat-zat yang tidak halal, termasuk dari babi. Termasuk di Indonesia, karena Indonesia belum mampu memproduksi vaksin sendiri. Memberikan vaksin yang diduga haram, sama artinya dengan dengan sengaja memasukkan makanan haram pada bayi.
  • Masih banyak dampak negative yang dari pemberian imunisasi pada bayi, walaupun factor penyebab bisa saja dari hal lain. Memang, dampak yang terlihat dari beberapa kasus di lapangan, disinyalir penanaman bibit penyakit ini menimbulkan kematian dan cacat fisik

Dampak langsung imunisasi yang tergolong ringan memang bisa dirasakan, semisal bayi menjadi panas badannya . Tapi menurut teman saya yang kemarin mengimunisasikan bayinya, ternyata dia ditawari mau yang panas atau yang tidak. Maksudnya, yang membuat bayi jadi panas sesudahnya atau yang tidak. Jelas harganya lebih mahal. Bisa selilih hingga Rp. 100.000an. tergantung jenis imunisasinya

Kabar gembira bagi kita, karena ternyata Indonesia sudah mampu membuat vaksin. Menurut sebuah harian ibukota, vaksin ini diproduksi oleh Bio Farma. Hal ini disampaikan oleh perwakilah Bio Farma dalam acara Women Day 2012 yang diselenggarakan di Halaman Parkir Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22 Bandung, Ahad (25/3). Acara yang juga sebagai penyebaran edukasi ini bertujuan memberikan informasi bagi kaum ibu pada khususnya dan kaum wanita pada umumnya bahwa vaksinasi itu penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Hal ini juga bertujuan supaya kaum wanita sebagai ibu di dalam keluarga akan lebih sadar lagi untuk memberikan imunisasi kepada keluarganya. Imunisasi bertujuan untuk menurunkan angka kematian dan juga angka kesakitan dari masyarakat Indonesia.

Informasi penting lainnya adalah bahwa produk Bio Farma ini sudah terdaftar di Badam POM dan juga sudah mendapatkan PQ WHO. Bio Farma sendiri merupakan Produsen Vaksin satu – satunya di Indonesia bahkan terbesar di Asia Tenggara sudah berkiprah selama 122 tahun. Dan produk Bio Farma ini sudah di eksport ke 117 Negara. Dari 200 Produsen Vaksin di dunia hanya 23 Produsen yang mendapatkan PQ WHO dan Bio Farma termasuk di dalamnya

Namun, karena terdapat dualisme keyakinan dalam manfaat dan dampak imunisasi, pemerintah tentu saja harus mengecek efektivitas dari penggunaan vaksin dan imunisasi . Sosialisasi menjadi sangat penting agar masyarakat tahu kabar gembira ini. Seperti saya, ternyata saya baru tahu. Bisa saja orang lain juga banyak yang tidak tahu.. (Indikatornya saya.. piss). Fakta-fakta buruk di lapangan terhadap efek samping pemberian imunisasi maupun vaksinasi perlu segera dicari tahu penyebabnya secara ilmiah. Sehingga, nanti kalau punya bayi lagi saya tenang deh mengimunisasi dia…

Walaupun kembali kepada pribadi masing-masing, mengimunisasikan bayi Anda merupakan hak Anda sebagai orang tua. Salam pagi yang hangat..

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s