Pak Beye Tampik Bak Cherry Belle

 

Kadang dalam pembentukan kelompok di kelas saya suka memberi nama kelompok yang sedikit ekstrem buat anak-anak. Misalnya, saya beri mereka nama kelompok Suramadu, maka mereka harus bergaya seperti jembatan penghubung Surabaya Madura tersebut. Foto-foto tersebut lalu mereka pasang di power point yang mereka buat.

Tujuannya sederhana saja: yang pertama agar anak merasa fresh dengan sesuatu yang baru. Yang kedua, agar anak dalam kelompok semakin kompak dan seru. Yang  ketiga, keseruan ini akan mengurangi kejenuhan anak-anak. Ibarat ice breaker, foto-foto kelompok ini saya selalu prediksikan akan membuat mereka tertawa, sehingga kelas akan ramai. Saya suka kelas yang ramai kreatifitas.

Kelompok lainnya saya beri nama kelompok menara pisa. Sehingga mereka semuanya bergaya miring. Ada juga kelompok cinderella yang rela-relaan memakai kostum ibu tiri dan upik abu. Saya senang, mereka jadi kreatif dan membuat pembelajaran jadi menyenangkan.

Kelompok Roro Jongrang memaksa mereka membaca terlebih dahulu seperti apa sih kira-kira penampilan seharusnya. Akhirnya mereka memilih bersila dan bergaya ratu yang sedang bertapa. Yang paling seru tertawanya adalah ketika kelompok Cherry Belle presentasi. Karena si kelompok selain berfoto gaya cherry belle, mereka juga menghadirkan Pak Presiden yang juga bergaya Cherry Belle.

13337289171788024694

1333728985540999374

1333729036375692311

 

koleksi di kompasianaku: http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/04/06/sby-tampil-bergaya-cherry-belle-anak-anak-histeris/

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s