Door Prize… Alhamdulillah ya, sesuatu …

Bolehlah dibilang, saya ini sangat senang ikut seminar dan pelatihan. Karena pada prinsipnya itu adalah proses belajar. Kalaupun dapat hadiah atau doorprize, menurut saya itu adalah sebuah hiburan kedua setelah dapat ilmu. Banyak kesempatan doorprize bisa kita rebut, yang penting usaha. Karena ternyata saya sendiri akhirnya kemudian bisa sangat terbiasa mendapatkannya sampai-sampai beberapa teman menjuluki : spesialis doorprize. Atau yang lebih ekstrem lagi, ada juga yang bilang “pemburu doorprize”. Ga apa-apa sih, karena memang ada benarnya.

Ada beberapa hal sederhana dan sangat lumrah terjadi yang menjadi catatan saya dalam hal rebut merebut doorprize atau hadiah dari pembicara dan panitia:

  1. Coba perhatikan, panitia atau pembicara yang memberikan doorprize biasanya berhubungan dengan tema acara atau sponsor acara. Bisa juga segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggara. Sementara itu, materi pelatihan sendiri menjadi suatu hal yang sering ditanya kembali pada saat pembagian doorprize, makanya kita harus selalu  “on” .
  2. Catatlah materi yang penting dan segala sesuatu yang berbau informasi yang berhubungan dengan point 1 di atas. Soalnya panitia kadang juga mempunyai catatan yang lengkap tentang jalannya pelatihan plus materinya.
  3. Kadang-kadang panitia memberikan doorprize pada peserta yang bertanya, maka aktiflah bertanya.
  4. Ada juga panitia yang sukanya memberi doorprize dengan bertanya sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan materi, misalnya siapa yang datang pertama kali ke ruangan? siapa yang rumahnya paling jauh? siapa yang anaknya paling banyak? siapa yang usianya paling tua? Macam-macam aja ya ? Kalau pertanyaannya seperti ini kita serahkan pada yang Maha Kuasa saja.
  5. Pernah juga panitia memberi tanda di bawah kursi kita. Siapa yang akan menyangka coba? Ini mah sangat tergantung nasib baik.
  6. Angkat tangan segera sebelum orang lain melakukannya. Hal inilah yang biasanya jadi penentu awal.
  7. Ingatlah, doorprize bukan tujuan utama dari seminar dan pelatihan, tapi jika kita mampu mendapatkannya, kenapa tidak ?
  8. Doorprize tidak selamanya menarik kok. Biasa aja, yang penting fun. Kadang isinya cuma jilbab, bingkai foto, makanan kecil, handuk, potongan harga, voucher belanja, kaos, modem, buku. Tergantung sponsor acara.  Saya paling suka doorprize berupa buku.

saat pelatihan dari British Council di Pesantren Al Ittifaq, dapat buku karangan Irfan Amalee sang kreator Peace Curriculum

kalau yang ini dapat hadiah buku dari Rheinald Kasali karena sebuah tulisan saya jadi 10 tulisan terbaik saat pelatihan menulis di Rumah Perubahan

Dapat hadiah buku dari panitia Pelatihan Blog IGI - Indosat

Dapat buku dari Kang Zein karena menang game konsentrasi saat Bintal di Pekopen

dapat juga di seminar Suhadi Fadjaray, Auditoruim Coca Cola... asiiik dah

seminar FOM SMP Al Muslim dengan bu Irawati Istadi

 

Advertisements

2 thoughts on “Door Prize… Alhamdulillah ya, sesuatu …

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s