Gaya Berfikir Anak, Sequential atau Random ?

Pernahkah Anda mendapati Hasil Psikotest Anak Anda memakai istilah-istilah tertentu seperti Concrete Sequential (CS), Abstract Random (AR), Abstract Sequential (AS), Concrete Random (CR)?

Ternyata istilah-istilah seperti itu adalah karakter gaya berfikir seseorang dimana menurut  Anthony Gregorc , seorang Profesor di bidang kurikulum dan pengajaran di Universitas Connecticut, tiap orang memiliki salah satu gaya berpikir yang dominan diantara keempat tipe yang ada tersebut.

Gaya berfikir ini memandang sesuatu dan bagaimana ia melakukan pengaturan informasi. Ada orang yang cenderung memandang sesuatu secara abstrak, dan ada pula yang konkret. Sedangkan dari aspek pengaturan informasi, manusia mengolahnya secara sekuensial (teratur/urut) dan acak (random).

1. Concret Sequensial [CS]

  • Orang dengan tipe ini adalah orang yang cenderung, teratur, dan rapi.
  • Mereka selalu mengerjakan tugas tepat waktu, terencana, dan tidak suka hal-hal yang bersifat mendadak.
  • Selain itu mereka dengan ciri CS tidak senang mengerjakan tugas yang bertumpuk-tumpuk.
  • Biasanya agak perfeksionis sehingga ingin segala sesuatu dikerjakan dengan sempurna dan terencana.
  • Tipe ini cocok untuk jenis pekerjaan yang membutuhkan ketelitian dan kerapian, seperti sekretaris dan bendahara.
  •  Memiliki cara yang mudah dalam menerapkan ide-ide
  •  Memiliki kemampuan mengorganisir
  •  Ide cemerlang dapat membuat mereka lebih efisien
  • Menghasilkan hasil yang konkret dari ide-ide yang abstrak
  • Mampu bekerja tepat waktu dengan baik
  • Bekerja secara sistematis, langkah demi langkah
  • Peduli pada detail
  • Memiliki sebuah jadwal untuk dijalani
  •  Memiliki penafsiran secara logika
  • Mengetahui apa yang berguna bagi mereka
  • Rutinitas, memotivasi mereka untuk melakukan sesuatu

Apa yang sulit bagi mereka?

  • Bekerja secara kelompok
  • Bekerja di dalam lingkungan yang tak teratur
  • Mengikuti secara tidak lengkap atau petuntuk yang tidak jelas
  • Bekerja dengan orang yang tidak memiliki pendirian
  • Berhadapan dengan ide-ide yang abstrak
  • Menuntut untuk “menggunakan imajinasinya”
  • Pertanyaan yang tidak benar atau jawaban yang salah

2. Abstract Sequensial [AS]

  • Biasanya merupakan pemikir yang cerdas dan punya ide-ide yang brilian
  • Orang ini senang mengetahui dan berpikir tentang apa yang tidak dipikirkan orang lain
  • Senang membaca membuatnya senang untuk berdiskusi, bahkan berdebat dengan orang lain. Saking senangnya berpikir, kadang mereka lupa bahwa orang di sekitarnya sama sekali tidak paham dengan ide-idenya yang terlalu “tinggi”.
  • Lebih menyukai belajar secara individu daripada berkelompok.
  •  Mereka sering disebut “konseptor ulung” dan jago menganalisis informasi.
  • Mengumpulkan banyak informasi sebelum membuat sebuah keputusan.
  • Menganalisis ide-ide
  • Melakukan penelitian.
  • Menyediakan ide-ide logis yang berurutan.
  • Menggunakan bukti-bukti untuk membuktikan atau menyangkal teori-teori
  • erikan bukti-bukti yang diperlukan untuk diselesaikan
  • Menggunakan contoh yang tepat, sebagai hasil dari penelitian yang akurat
  • Belajar lebih dengan mengamati daripada melakukannya
  •  Alasan yang dapat diterima secara logika
  • Bekerja dengan tenang untuk membahas suatu persoalan secara menyeluruh

Apa yang sulit bagi mereka?

  • Dituntut untuk bekerja dalam hal sudut pandang yang berbeda
  • Memiliki waktu yang terlalu sedikit dalam menyelesaikan suatu persoalan
  • Mengulangi tugas yang sama berulang-ulang kali
  • Banyak aturan-aturan yang spesifik dan peraturan-peraturan yang lainnya
  • pemikiran yang “sentimentil”
  • Mengekspresikan emosi mereka
  • Menjadi diplomatik ketika meyakinkan orang lain
  • Tidak menguasai suatu percakapan

3. Abstract Random [AR]

  • Segala sesuatu seringkali dihubungkan dengan perasaan dan emosi, sehingga mereka terkenal sangat sensitif.
  • Semua bisa menjadi menyenangkan jika mood-nya sesuai, tapi menjadi buruk jika mereka sudah tidak lagi memiliki emosi positif terhadap sesuatu.
  • Mudah kehilangan konsentrasi, banyak pertimbangan, dan suka mencoret-coret tanpa arti di buku adalah ciri tipe ini.
  • Mereka juga sangat menjaga hubungan dengan orang lain, tidak senang jika mengalami konflik, dan dikenal “perhatian” di antara orang-orang sekitarnya.
  • Selain itu, mereka juga sangat mudah terpancing emosinya. Istilah kerennya “mudah tersentuh”. Ekspresi yang spontan itu mungkin karena kesulitan mereka mengungkapkan sesuatu secara verbal kepada orang lain
  • Mau mendengarkan orang lain
  • Paham akan perasaan dan emosi
  • Fokus pada tema dan ide-ide
  • Membawa kerukunan pada kelompoknya
  • Berhubungan baik dengan orang lain
  • Mengenali dan menghargai emosional orang lain
  • Belajar sendirian
  • Petunjuk yang luas dan umum
  • Menjaga hubungan dengan baik
  • Semangat dalam berpartisipasi dalam pekerjaan yang mereka yakini
  • Memiliki moralitas yang tinggi
  • Keputusan-keputusan dibuat berdasarkan perasaannya

Apa yang sulit bagi mereka?

  • Memberikan penjelasan
  • Berkompetisi
  • Bekerja dengan orang yang memiliki kepribadian otoritas/diktator
  • Bekerja dalam lingkungan yang membatasinya
  • Bekerja dengan orang-orang yang kurang ramah
  • Berkonsentrasi pada suatu hal secara serentak
  • Memberikan perincian-perincian yang tepat
  • Menerima kritikan positif

 

4. Concret Random [CR]

  • Sering dianggap sebagai orang yang kreatif karena senang mencoba menyelesaikan sesuatu dengan cara mereka sendiri. Saking asyiknya, mereka cenderung tidak peduli dengan waktu.
  • Terkenal sebagai “Deadliner”, karena seringkali mengerjakan sesuatu di batas akhir, meski punya waktu banyak sebelumnya.
  • Tipe ini bisa mengerjakan beberapa pekerjaan di satu waktu, hal yang sangat sulit dilakukan orang dengan tipe CR.
  • Spontanitas dan impulsif menjadi ciri khas tipe ini, karena begitu banyak ide-ide muncul di kepala mereka.
  • Orang tipe CR biasanya cukup dipercaya untuk menjadi pemimpin, meskipun menimbulkan situasi kritis karena sifat “deadliner-nya”.
  • Mereka juga senang mencoba-coba sesuatu, bereksperimen, walaupun mungkin banyak orang lain tidak menyenanginya.
  • Memiliki banyak pilihan dan solusi
  • Memberikan ide-ide yang kreatif
  • Membayangkan akan masa depan mereka
  • Seringkali menggunakan cara yang berbeda dalam melakukan sesuatu
  • Menerima orang-orang yang memiliki banyak perbedaan
  • Berpikir dengan cepat dengan usahanya sendiri
  • Mampu menanggung resiko
  • Meberikan inspirasi kepada orang lain untuk melakukan sesuatu
  • Mengguakan wawasan dan naluri untuk memecahkan permasalahan
  • Bekerja dengan memiliki banyak waktu

Apa yang sulit bagi mereka?

  • Adanya larangan dan batasan
  • Laporan-laporan yang formal
  • Rutinitas
  • Mengulangi pekerjaan yang telah selesai dikerjakan
  • Menyimpan dokumen-dokumen yang terperinci
  • Menunjukan bagaimana mereka mendapatkan suatu jawaban
  • Memilih hanya satu jawaban
  • Tidak adanya pilihan

disarikan dari:

http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php?judul=Kenalilah%20Tipe%20Gaya%20Belajar%20Kita%20%28Learning%20Style%29&&nomorurut_artikel=213

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s