Hati-hati tontonan yang merusak anak

Saya kaget sekali ketika menyuruh anak saya Akhdan untuk mencari kegiatan lain yang berpahala daripada mengganggu adiknya yang sedang main. Kenapa kaget, karena jawaban dia adalah : “Ya udah, aku mau nonton Overa van Java aja”.

“Hah? Kok bisa gitu ka?”

“Iya, kata sule (atau andre atau siapa gitu, anak saya menyebutkan sebuah nama pemeran OVJ), nonton OVJ aja, berpahala!”

Saya kontan langsung menyuruh anak saya mematikan TV. Perasaan ngeri menjalar ke seluruh tubuh. Ternyata, tontonan yang justru diburu untuk dilihat orang dewasa tersebut berdampak sangat buruk dalam penciptaan persepsi bagi anak-anak. Kekonyolan mengata-ngatai dengan bahasa dikurangajarkan yang membahagiakan orang tua yang nonton, justru menorehkan noda dalam pendidikan karakter anak-anak kita yang ikut nonton.

Sudahlah, kita sudahi membuang-buang waktu melihat para pemain menghancurkan kosa kata anak-anak kita. Kita hentikan mereka mengajarkan anak-anak kita memberi julukan tidak manusiawi terhadap orang lain.

Kita coba matikan tv malam ini.

Advertisements

Your message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s