Contoh Dialog Apologizing

Dear Siswa SD dan SMP yang sedang mencari contoh dialog berbahasa Inggris dengan tema permohonan maaf, silakan disimak contoh berikut.

– Hanif : Hai Akhdan. How are you?

– Akhdan : Hello, Hanif. I’m fine, thank you.

– Hanif: Where will you go then? I see you in hurry.

– Akhdan: I have to meet Mr. Andri

– Hanif: Oh, I see. I saw him in the office.

– Akhdan : Oh, thank you for the information.

– Hanif : Oh Akhdan, why didn’t you come to my birthday party last night?

– Akhdan : I do apologize for that , I really wanted to come to your party.

– Hanif : Then why didn’t you weren’t just come?

– Akhdan : My mother was sick and I had to take care of her.

– Hanif : Oh my goodness. I’m sorry I didn’t know that, you should have told me earlier.

– Akhdan : That’s okay.

– Hanif : By the way, how is your mother right now?

– Akhdan : She’s getting better

– Hanif : Yeah, I hope your mother would get better soon.

– Akhdan : Thank you for your concern.

– Hanif : Don’t mention it). By the way, sorry I have to go to my class

– Akhdan : Okay,  Hanif.  See you next time and happy birthday for you!

Ternyata Kunyit Asem Itu Enak!

Berawal dari banyaknya kunyit di dapur dan beberapa sudah mulai mengering, mamak jadi bimbang. Bikin sesuatu aja, deh! Biasanya mamak hanya bikin empon-empon cihuy dengan merebus kunyit, jahe, dan sereh, lalu diminum dengan madu atau jeruk nipis. Hangat-hangat, segar sekali. Hanya saja, keberadaan kunyit yang agak melimpah membuat mamak ingin membuat minuman yang agak massal alias banyak. Ya udah, bikin jamu kunyit asam aja.

Asalnya, setiap beli ayam atau ikan di si babang sayur, mamak selalu dapat bonus rerempahan sebangsa kunyit, lengkuas, jahe, sereh, daun salam. Nah, walhasil itu si rerempahan jadi banyak.

Well, ayo kita kumpulkan segala jenis bahan yang dibutuhkan. Ada hampir setengah kilo kunyit. Kasih beberapa ruas jahe, tetapi jangan terlalu banyak biar rasanya ga mengganggu kunyit asam itu sendiri. Lalu, sereh kita kumpulkan juga. Berhubung kecil-kecil, jadi terkumpul kurang lebih 10 ruas sereh. Gula merah hampir seperempat kilogram, gula putih sedikit untuk mencukupkan rasa manisnya, dan jangan lupa garam. Garam itu mengikat rasa, jadi biar pacar nggak kabur, kasih aja garam. Eaa.

Rasa asamnya dari asam jawa, yang agak banyak kalau mau rasa asamnya kenyes-kenyes. Saya malah menambahkan perasan jeruk nipis atau lemon di gelas saji biar lebih masam. Seger, Cak!

Semua rempah dicuci lalu digarang sebentar sampai layu dan keluar aromanya, lalu beri air secukupnya dan rebuslah hingga mendidih. Kalau sudah mendidih, dinginkan. Di panci lain, rebus air yang agak banyak karena kunyitnya banyak. Kalau kunyitnya sedikit, air pun sedikit. Saya gak pakai takaran karena rindu susah ditakar,

Tambahkan asam jawa gula merah pada air setengah panci tadi, Biji asam jawanya jangan lupa buang dulu, ya. Kalau sudah mendidih, singkirkan dulu sebentar. Kita pindah dulu ke kunyit dan teman-temannya. Silakan kumpulkan dan blenderlah mereka bersama-sama karena bersama itu indah. Pakailah air rebusan kunyit untuk memblender.

Gabungkan dengan air gula, lalu rebus lagi. Dinginkan. Tambah garam dan rasakan pas tidaknya si rasa itu sendiri. Mainkan gula dan garam dan asam biar rasanya mantul Saring beberapa kali sampai ampas kunyit tidak lagi mengganggu. Sajikan hangat atau dingin. Jangan lupa sebelum minum, bacalah bismillah.

Bye-bye School

Hari ini saya mengantar Hanif ke sekolah untuk mengambil baju wisuda yang sudah dijadwalkan bergantian dengan kelas 6 yang lain. Sekalian saya ajak untuk mengambil barang-barangnya di loker kelas.

Sekolahan sepi, hanya ada beberapa orang tua dan teman sekelasnya yang juga berencana mengambil baju wisuda.

Beberapa percakapan terjadi mengenai wisuda yang belum dipastikan bentuknya ini. Ada orang tua yang memang ingin wisuda tetap berjalan. Mungkin karena persiapannya sebagian sudah lengkap. Namun. di saat pandemi belum berakhir seperti ini, rasanya kegiatan ini tidak bisa dikabulkan dengan mudah.

Semoga anak-anak tetap bahagia menanti masa depan yang dirancang penuh tantangan ini. Semoga mereka sehat selalu agar bisa bertemu masa depan.

Wisuda yang Dinanti

Rasanya gimana gitu, ya.

Momen akhir tahun adalah momen yang ditunggu oleh anak-anak kelas akhir. Namun, untuk tahun ini semua rencana indah untuk mengenakan toga dan kebaya indah harus ditunda. Entah sampai kapan.

Anak-anak memang patut bersedih karena persiapan mereka sudah hampir 80% selesai. Kebaya dan jas pun sudah ada. Namun, apalah artinya saat kesempatan itu tidak mendapatkan tempat.

“Sejuta lebih biaya untuk membuat kebaya dan membeli perlengkapannya.” kata salah satu orang tua siswa menjelaskan.

Ya, mau bagaimana lagi?

Namun, ada beberapa rencana agar mereka tatap tampil mengenakan kebayanya. Salah satunya dengan wisuda virtual atau hanya dengan melakukan pemotretan wisudawan.

Tadi pagi saya pun mengambil paket jas untuk Hanif wisuda. Waas. Baju mahal ini belum tahu akan dipakai kapan.

Ke Bogor

Blue Dynamic Fitness Youtube Thumbnail

Ini adalah pergi ke Bogor kali ke sekian di saat pandemi.

Emak sakit, jadi saya harus sesering mungkin pulang. Awalnya agak ngeri juga keluar rumah, apalagi masa PSBB. Namun, ternyata tidak semengerikan seperti kita lihat di televisi, di mana kendaraan harus berputar arah balik lagi ke daerah asal. Mungkin karena masih Jabodetabek, sehingga lancar jaya.

Walaupun begitu, protokol kesehatan tetap harus dipatuhi.

Soal Persamaan Dasar Akuntansi

Perhatikan transaksi Salon Klasik berikut ini.

Tanggal 1 Januari 2019, Nn. Santi membuat salon kecantikan yang diberi nama Salon Klasik dengan menyimpan uang tunai Rp.20.000.000,00 dan peralatan salon seharga Rp.5.300000,00.

Tanggal 2 Januari, Nn. Santi membeli perlengkapan salon seharga Rp.2.800.000,00.

Tanggal 3 Januari, Nn. Santi mulai menerima pelanggan. Pelanggan pertama adalah Nn. Diana yang membersihkan rambutnya. Uang jasanya Rp.20.000,00

Tanggal 4 Januari, penghasilan total hari ini Rp.200.000,00

Tanggal 5 Januari, penghasilan total hari ini Rp.500.000,00. Namun, Nn. Rini belum membayar uang jasa keriting rambutnya seharga Rp. 100.000,00.

Tanggal 6 Januari, penghasilan total hari ini Rp. 300.000,00.

Tanggal 7 Januari, Nn. Rini membayar utangnya.

Tanggal 8 Januari, Nn. Lala mengadakan pesta ulang tahun dan meminta Santi untuk meriasnya. Total penghasilan dari Nn. Lala sebesar Rp.1.500.000,00.

Tanggal 9 – 12 Januari salon tutup.

Tanggal 13 Januari, Nn. Santi memberli perlengkapan seharga Rp.700.000,00 dari Toko Peri Cantik dan baru dibayar Rp.400.000,00.

Tanggal 14 Januari tidak ada pelanggan datang.

Tanggal 15 -25 Januari, penghasilan total seharga Rp. 5.200.000,00. Ny. Ambar belum membayar uang jasa salon seharga Rp 430.000,00

Tanggal 26 dibayar utang kepada Toko Peri Cantik

Tanggal 28 dibayar uang listrik Rp.300.000,00

Tanggal 29 dibayar upah karyawan Rp300.000,00

Tanggal 26-30 diterima uang pendapatan salon Rp. 560.000,00

Tanggal 30 Ny Ambar membayar piutang.

Buatlah Persamaan Dasar Akuntansi.

Akun yang dibuka adalah: Kas, Piutang, Perlengkapan, Peralatan, Utang, Modal.