Mengapa Harus Jadi Guru ?

 

Mengapa ingin menjadi guru ? Ini salah satu pertanyaan sewaktu Lomba Guru Berprestasi 2016 kemarin. Terus terang, pada tahun pertama ujian UMPTN saya pada waktu itu, saya memilih kedokteran, tapi alhamdulillah tidak lulus. Tahun kedua, karena bapak berpulang, saya berganti haluan, memilih IKIP Jakarta jurusan PDU (sekarang Ekonomi). Siapa yang membiayai kalau saya masih bersikukuh masuk Kedokteran ? Alhamdulillah, satu semester hanya Rp. 150.000,00 saja, dan saya hidup dengan bantuan beasiswa POMG juga. Terima kasih para dosen dan orang tua yang baik, semoga panjang umur dan berlimpah rejeki.

Jadi, jadi guru adalah keputusan berikut, setelah saya tidak bisa memilih keinginan saya sendiri. Menyesalkah saya ? Ternyata tidak. Dari profesi saya sebagai guru, saya bangga sudah turut campur dalam lahirnya profesi yang lain. Ada anak didik saya yang sudah jadi dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, ekonom, guru, dosen, pengusaha, dan sebagainya. Saya merasa jadi semakin kaya dan berarti.

Semoga panjang umur amal saya sebagai guru. Semoga jadi investasi yang baik untuk masa depan saya di dunia dan di akhirat kelak. Semoga semakin giat saya belajar, karena anak-anak didik harus dididik sesuai dengan jamannya.

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2016.

 

Inflation Island Game

How inflation affects the economy, sebuah game yang menarik untuk membantu pembelajaran Ekonomi di kelas XI tentang Inflasi. Di game ini, siswa diajak melihat bagaimana inflasi mempengaruhi kehidupan masyarakat.

a7

Pada bagian kanan bawah, terdapat languange yang memungkinkan kita memilih bahasa yang diinginkan. Tidak terdapat Bahasa Indonesia dalam pilihan bahasa, namun terdapat Bahasa Inggris yang bisa kita pilih.

Pada bagian Explore the Island, kita diajak mengeksplorasi tentang inflasi maupun deflasi. Bisa memilih level inflasi yang diinginkan, dan akan melihat dampaknya terhadap perekonomian yang berbeda.

a9.jpg

Pada bagian Test Yourself, akan mengukur pemahaman kita tentang materi inflasi pada Explore the Island.

a8.jpg

Bagaimana ? silakan klik setiap gambar untuk melihat dan bermain dalam Inflation Island Game secara utuh, atau mampir ke https://www.ecb.europa.eu/ecb/educational/inflationisland/html/index.en.html

 

 

Biaya Produksi

 

Biaya adalah sejumlah dana yang diperlukan untuk melakukan produksi guna menghasilkan barang dan jasa.

Biaya Tetap (Fixed Cost), adalah jumlah biaya yang dikeluarkan secara permanen oleh perusahaan dan tidak tergantung pada jumlah produksi. Contoh : biaya penyusutan.

Biaya variabel (Variabel Cost), adalah jumlah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dimana jumlahnya sesuai dengan jumlah produksi. Contoh : bahan baku.

 

Raker MGMP Kab. Bekasi 2016

a1

Acara Rapat Kerja MGMP SMA / SMK  dilanjutkan kembali dengan mendengarkan Program Kerja masing-masing perwakilan MGMP. Program-program MGMP ini dibuat oleh pengurus MGMP masing-masing mata pelajaran dan diprogramkan hampir setiap bulan.

Masalah yang rupanya muncul adalah kurang aktifnya anggota MGMP dalam hal ini guru-guru mata pelajaran, sehingga tingkat kehadiran selalu rendah. Ini terjadi dikarenakan beberapa hal, semisal jadwal pelajaran yang bentrok dengan acara MGMP , lokasi MGMP yang jauh dari sekolah, atau tidak mendapat ijin dari atasan karena adanya tugas lain.

Masalah yang diceritakan MGMP Seni Budaya terletak pada biaya yang diperlukan pada saat kegiatan. Selama ini, guru-guru MGMP memang mengeluarkan uang sendiri untuk mengisi kas MGMP.

IMG-20160409-WA0009

Penguru MGMP Ekonomi Kabupaten Bekasi terdiri dari Pak Ojat (SMAN 1 Setu), Bu Yuliana (SMAN 6 Tambun Selatan), Bu Haryanah, Bu Mugi (SMA Al Muslim), Bu Ratna (SMAN2 Cikarang Utara), dan Pak Rusdi (SMA Thariq bin Ziyad). Rupanya, dari sekian puluh pengurus MGMP se-Kabupaten Bekasi hanya ada saya dan Pak Rusdi yang merupakan pengurus MGMP dari sekolah swasta. Ada apa dengan sekolah swasta ?

Untuk tingkat dinas pendidikan yang menaungi kegiatan guru-guru di lingkungan kerjanya, kegiatan ini seharusnya dapat memberikan gambaran untuk mengambil keputusan lanjutan perihal perbaikan kualitas guru-guru, termasuk bagaimana menangani kesenjangan kesempatan yang terjadi pada guru-guru swasta untuk turut berpartisipasi.

 

 

 

Pembimbing Akademik

 

 

Di SMA Al Muslim tempat saya bekerja, di sini tidak ada wali kelas. Kami menggunakan sistem Pembimbing Akademik (PA), di mana setiap PA membimbing siswa kelas x, xi, dan xii sekaligus. Anak- anak dibimbing oleh PA selama tiga tahun, dari kelas x hingga kelas xii. Ketika mereka lulus, akan diganti oleh kelas x yang baru masuk.

Alhamdulillah, selama tiga tahun saya bersama mereka, susah senang. Positifnya PA, saya lebih memahami mereka dibandingkan saya hanya membimbing mereka satu tahun saja. Merekapun lebih dekat dan terbuka. Intinya, dari sisi keakraban sistem ini bagus. Satu lagi, kami sesama PA bisa berbagi tugas yang berat, semisal dalam penanganan kelas xii yang notabene mereka perlu bimbingan individual juga untuk  persiapan UN dan masuk PTN/S, kami hanya punya 8 hingga 10 kelas xii dan itu lebih mudah mengurusnya.

Namun, karena ada sistem penilaian baru diterapkan diseantero Al Muslim di seluruh Indonesia, maka sistem ini harus diubah lagi ke dalam wali kelas agar lebih memudahkan pelaksanaan Sirawa (Sistem Rapor Siswa).

Sedih harus berpisah dengan anak-anak PA aku….

Tentang Cita-cita

 

ips3

Anak-anakku,

cita-cita itu harus tinggi. Masa iya tidak tinggi.. bagaimana kita akan semangat menggapainya?

tapi pastikan cita-cita itu dapat kau raih

Tetapkan langkah yang semoga kuat

karena bercita-cita adalah bagaimana kita ingin mengukir masa depan kita sendiri.

Hari Terakhir di 12 IPS

 

ips2.jpg

ips1.jpg

 

KEMARIN adalah hari terakhir saya mengajar di kelas XII IPS. Sedih juga ya akan berpisah. Tiga tahun menjadi luar biasa banget… IPS gitu loh. Hebring dan heboh.

Semoga sukses ya.

Mengapa saya selalu menyelipkan pelajaran hidup adalah karena hidup tidak melulu memikirkan ekonomi dan akuntansi.

Balon-Balon Skavastein

 

Hari ini adalah hari terakhir kelas XII belajar di sekolah.

Skavastein, itulah nama angkatan mereka

Ada acara Pensi dan doa bersama yang digelar oleh adik-adik kelasnya.

Balon-balon ini akan terbang, menyampaikan harapan-harapan kalian.

Selamat berjuang di UN sepekan esok.

Semoga Sukses !

 

5 M dalam Materi Manajemen

This slideshow requires JavaScript.

Saya sedang mengajarkan tentang manajemen di kelas X. Dalam 3 jam pelajaran sudah dilakukan :

Proses mengamati : 

  • Siswa diminta untuk membaca buku yang mereka punya tentang manajemen selama kurang lebih 3 menit. Membaca di awal pertemuan bisa membantu mengondisikan siswa yang sama sekali belum mengenal istilah atau definisi  dari materi yang akan kita bahas.
  • Siswa diberikan 3 buah video berbeda untuk mendefinisikan pengertian manajemen, tujuan manajemen, tingkatan manajemen, dan fungsi manajemen.
  • Video pertama adalah video Tari Seribu Tangan, sebuah tarian etnik yang memerlukan beberapa jumlah penari untuk menunjukkan cantiknya gerakan tangan jika dilihat dari depan.
  • Video kedua adalah Tari Saman yang juga memerlukan banyak penari. Semakin sulit gerakan yang dilakukan, dan semakin kompak gerakan penari, maka tarian ini menjadi semakin memukau.
  • Video ketiga adalah video tentang seorang peserta parade yang harus membawa papan untuk menayangkan gambar presiden yang sedang tersenyum. Karena kurang disiplin, peserta ini tidak ikut hadir dalam acara parade, sehingga ketika gambar presiden ditayangkan, giginya hilang satu.
  • Setiap video yang dipilih memiliki filosofi berbeda dan mengarah pada materi.

Proses Menanya :

  • Siswa disilakan untuk bertanya dan diberikan pertanyaan  terkait video tersebut.
  • Pertanyaan difokuskan pada pengertian manajemen, tujuan dari manajemen itu sendiri, bagaimana perilaku yang diharapkan dari orang yang dipimpin dan orang yang memimpin, serta dampak yang terjadi jika setiap orang dalam organisasi tidak dapat mengikuti arah tujuan organisasi.

Proses Mengeksplorasi dan Mengasosiasi :

  • Siswa mengumpulkan data dengan cara berdiskusi dan membaca buku mereka untuk dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan dari guru.

Proses Mengomunikasikan:

  • Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya secara bergantian

Penilaian :

  • Pengetahuan : Ulangan Harian
  • Sikap Spiritual dan Sosial .Sikap spiritual ketika berdoa dan kesungguhan siswa belajar. Sikap sosial yang dinilai adalah keaktifan siswa dalam proses pembelajaran.
  • Keterampilan : Produk : produk yang dinilai adalah papan presentasi yang dikerjakan kelompok.