Tatap Muka 1 Daring Kombinasi Ekonomi Kab. Bekasi

Hari ini ceritanya seru-seru kacau gimanaa gitu.

Sekitar Jumat, lokasi PB untuk Tatap Muka 1 berubah dari SDN Cikarageman 02 Kp. Sadang berubah ke SMKN 2 Cikarang Barat. Hari Jumat pula kami ikut rapat IN Guru Pembelajar dan ketua MGMP sekabupaten Bekasi. Hasil rembukan kami dari Ekonomi adalah ketua MGMP akan berkoordinasi dengan Dinas Kabupaten dan P4TK tentang kegiatan GP ini dikarenakan tugas MGMPlah untuk mendata guru-guru yang akan terlibat jadi GP.

Pada hari Jumat itu, hasil pantauan saya di grup MGMP adalah belum semua guru-guru mendapat undangan dari GPOnya masing-masing, sehingga mereka tidak tahu tentang adanya undangan untuk TM 1. Sementara itu, ketua MGMP berkoordinasi dengan dinas. Hasilnya adalah Kegiatan TM 1 diundur hingga tanggal 30 September 2016. Hal ini dikarenakan belum adanya koordinasi antara Diknas, P4TK dan PB.

Saya tunggu hingga hari Minggu. Ternyata jadwal di GPO masih sama, bahwa tanggal 26 September 2016 ada kegiatan TM 1 di SMKN 2 Cikarang Barat. Saya minta ketegasan apakah  tetap diundur atau tetap berjalan sesuai dengan perintah dari GPO? Ketua MGMP bertanya ke Dinas, dan dijawab : Lakukan TM 1 sesuai GPO.

Itu hari Minggu. Akhirnya, demi untuk mendapatkan jumlah kehadiran 100%, saya harus membuat undangan sendiri lewat WA dan share ke semua teman-teman di berbagai sekolah untuk di share di sekolahnya masing-masing. Minggu pagi hingga malam.

Senin pagi tanggal 26 September 2016, ternyata di PB SMKN 2 Cikarang Barat telah datang juga guru-guru dari mata pelajaran lain. Saya berusaha mencari Kepala Sekolah, namun sedang sakit dan bertemulah akhirnya dengan Ibu wakasek Kurikulum dan kesiswaan, serta TU. Mereka sedikit menyesalkan tentang tidak adanya pemberitahuan terlebih dahulu akan adanya kegiatan ini. Ulalaa… untung saja ternyata Pak TU mendapat telepon dari dinas untuk menyiapkan  tempat bagi TM Mapel Ekonomi. Sementara itu, mapel lain karena tidak ada perintah juga di GPOnya Pak TU, maka tidak disediakan tempat dan akhirnya mencari kelas-kelas yang kosong setelah semuanya diisi menjadi ruangan mid semester.

Walhasil, kami berkumpul di Ruang Lab 1. Alhamdulillah, dari 22 orang yang seharusnya datang, ada 18 yang hadir. 1 orang telah pensiun, 1 orang tidak diijinkan oleh pihak sekolah, sementara 2 orang lagi saya tidak tahu alasannya.

Pertemuan berjalan baik dan lancar. Teman-teman kenbanyakan adalah teman MGMP yang sudah saling kenal sehingga obrolan kami tetap renyah.

Semoga kegiatan daring sebagai lanjutannya berjalan dengan baik.

 

Mendadak Jualan Media Pembelajaran

Alkisah, saya coba-coba membuat media pembelajaran berupa Ular Tangga untuk materi Jurnal Umum. Hal yang mirip pernah saya buat di materi sebelumnya. Dengan kertas bekas, saya print lalu saya lapis selotip agar awet dan bisa dilipat serta dicorat-coret seperlunya.

Taraaa… jadilah seperti gambar sebelah kanan. Iseng-iseng, saya pasang gambarnya di grup MGMP, ternyata peminatnya membludak. Dan tidak mungkin saya membuatnya satu persatu. Jurus bisnis saya berubah menjadi bisnis grosiran. Bukan handmade lagi karena tidak akan sanggup saya lakukan. Inilah manfaatnya teknologi, ternyata dengan dicetak, harganya turun dari Rp. 100.000 menjadi Rp. 65.000 saja. Murah kan ?

Jadi, itulah kenapa saya tiba-tiba jualan media. Mangga yang minat menjapri saja biar bisa saya cetak lagi.

 

Pembahasan Soal Biaya Peluang (1)

Soal : 

Doni diterima bekerja di Perusahaan A dengan gaji Rp. 3.000.000,00, di Perusahaan B dengan gaji Rp. 4.000.000,00, dan Perusahaan C dengan gaji Rp. 5.000.000,00. Tetapi, Doni memilih kuliah dengan biaya Rp. 2.000.000,00. Berapakah cost opportunitynya ?

Pembahasan : 

Bekerja di Perusahaan tidak dapat dilakukan secara bersamaan. Itu asumsi yang kita gunakan, jadi harus dipilih pengorbanan terbesar.  Jadi, dari soal di atas, Biaya Peluangnya atau opportuniy costnya adalah Rp. 5.000.000,00.

Opportuniy Cost adalah biaya implisit. Jika ditanya berapa Biaya Total atas pilihan Doni, maka Biaya Total adalah Biaya implisit + biaya eksplisit. Dengan demikian, Biaya Total adalah = Rp. 5.000.000,00 + Rp. 2.000.000,00 = Rp. 7.000.000,00.

Kecuali jika di dalam soal terdapat info bahwa Doni bisa bekerja di dua perusahaan dalam waktu yang bersamaan, maka pilih dua tertinggi, yaitu Rp. 5.000.000,00 dan Rp. 4.000.000,00.

Namun jika tidak ada informasi maka dianggap menggunakan asumsi tidak bisa dikerjakan secara bersamaan sehingga dipilih yang paling besar.

Biaya eksplisit biasanya kita gunakan dalam konsep akuntansi yaitu biaya yang benar-benar keluar dari kantong kita.

thanks to Mrs. Dyah F from Unessa for the discuss

ToT Lembaga Keuangan by OJK

tot-1tot-2

Judul lengkapnya Training of Trainer (TOT) Guru Ekonomi SMA/MA dan IPS SMP/Mts se Jawa Barat. Di laksanakan di Region Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. Diikuti oleh 100 orang guru ekonomi dan IPS. Acara ini seru dan bermanfaat.

Kenapa bermanfaat ? Di kurikulum 2013 terdapat materi baru tentang OJK yang perlu untuk dipelajari lebih jauh oleh guru-guru pengampunya. Acara ini diisi oleh para praktisi, sehingga kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan. Dan, menariknya.. para pembicara berbicara sesuai pengalamannya di bidang pekerjaannya. Ada yang bekerja di bursa efek, di bank, di asuransi, pegadaian, lembaga pembiayaan, dan dana pensiun.

Semoga menambah ilmu yang barakoh.

Water Kingdom, Recommended Banget !

 

Buat sekolah yang ingin refresh ke wahana rekreasi air, tempat ini lumayan recommended. Tempatnya luas. Wahana airnya banyak. Tempat bilasnya banyak, dan bisa dapat diskon kalau untuk rombongan.

Jadi, karena ada rencana yayasan pergi ke WK untuk family gathering, kami jalan-jalan dululah. Sekalian survey, jadilah piknik. Memang, kalau tiba lebih pagi airnya masih bersih, tidak hiruk pikuk, semakin siang memang semakin padat.

Lokasinya yang berdekatan dengan Taman Buah Mekarsari juga mudah dicari kok. So, selamat piknik yaa…

 

Nulis Apa Buat Al Muslim ?

Pa Didi mengingatkan saya. Buat tulisan untuk memperingati 3o tahun Al Muslim!

30 tahun ? sudah tua dong ! Perlukah organisasi yang sudah 30 tahun ini saya tulis-tulisin ? Mau bacanya ga ?

Kalau saya membuat tulisan, artinya saya adalah orang dalam yang lagi curhat tentang apa yang sudah terjadi di dalam.

Semoga seiring usia, Al Muslim semakin dewasa berpikir dan bertindak. Tua cuma angka yang menyatakan bahwa kita sudah sangat berpengalaman mengurus segala sesuatu tentang pendidikan.

Andaikan Al Muslim adalah bunga, maka seharusnya mekarnya sempurna dan harumnya semerbak.

Metode Mind Map di Materi Ekonomi Syariah

Pada Materi Ekonomi Syariah di Kelas X saya menggunakan metode Mind Map. Langkah pertama, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setelah itu, mereka diberikan kertas plano untuk kelompok membuat mind map. Materi saya berikan lewat Power Point.

Setelah itu, mind map akan ditempel di papan tulis. Setiap kelompok melakukan presentasi. Guru memberikan penguatan. Tanya jawab dilakukan pada saat guru memberikan penguatan.

Kelebihan metode ini :

  • Semua siswa membaca materi lewat powerpoint
  • Pembatasan waktu yang diberikan pada saat membuat mind map membuat siswa lebih fokus dan bersegera bergerak.
  • Siswa memiliki waktu untuk berdiskusi
  • Siswa mempunyai kesempatan untuk menjelaskan materi